Pengalaman Reklamasi Jadi Literasi, PT Timah Luncurkan Buku Karya 17 Karyawan

    INTRIK.ID, BANGKA – Pengalaman memulihkan lahan bekas tambang kini tidak hanya tersimpan di lapangan. Sebanyak 17 karyawan PT Timah (Persero) Tbk membukukan kisah, tantangan, hingga inovasi reklamasi dalam buku antologi SELARAS: Harmoni Reklamasi PT Timah di Bumi Utara Bangka yang diterbitkan IPB Press.

    Buku tersebut diluncurkan di Kebun Agro Area Bangka Utara, Desa Batu Rusa, Kecamatan Merawang, sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan praktik reklamasi sekaligus memperluas literasi lingkungan kepada masyarakat.

    Berbeda dari laporan perusahaan, SELARAS disusun dalam bentuk kumpulan cerita yang ditulis langsung oleh para karyawan yang terlibat di lapangan. Mereka membagikan pengalaman nyata memulihkan lahan dan ekosistem pascatambang, mulai dari reklamasi darat hingga reklamasi laut.

    Department Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, mengatakan buku ini menjadi media untuk mewariskan pengalaman dan pengetahuan yang selama ini diperoleh dalam pelaksanaan reklamasi.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Buku ini menunjukkan bahwa reklamasi bukan sekadar program perusahaan, tetapi proses panjang yang lahir dari dedikasi, inovasi, dan kolaborasi banyak pihak. Melalui cerita para pelaku lapangan, masyarakat bisa melihat bagaimana pemulihan lingkungan dilakukan secara nyata,” ujarnya.

    Salah satu penulis, Tofan Randy Wijaya, menjelaskan buku tersebut sengaja menggunakan pendekatan naratif agar mudah dipahami oleh masyarakat luas.

    “SELARAS bukan buku laporan perusahaan. Kami ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan pembaca sehingga siapa pun dapat memahami proses reklamasi dari sudut pandang orang-orang yang mengerjakannya langsung,” katanya.

    Selain mengangkat kisah reklamasi darat, buku ini juga memuat pengalaman pemulihan ekosistem laut, pengembangan kawasan agro, revegetasi, hingga konservasi melalui berbagai program yang dijalankan PT Timah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Melalui SELARAS, PT Timah berharap praktik-praktik baik dalam pengelolaan lingkungan tidak hanya menjadi dokumentasi internal, tetapi juga menjadi sumber pembelajaran yang memperkuat pemahaman masyarakat bahwa kegiatan pertambangan harus berjalan beriringan dengan komitmen memulihkan dan menjaga kelestarian lingkungan.

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Berawal dari Kebun KWT, Sabun Daun Sirih Bunda Fresh Bersiap Naik Kelas

    Berawal dari Kebun KWT, Sabun Daun Sirih Bunda Fresh Bersiap Naik Kelas

    ESG Jadi Senjata Baru Industri Tambang, PT Timah Tingkatkan Kompetensi Karyawan

    ESG Jadi Senjata Baru Industri Tambang, PT Timah Tingkatkan Kompetensi Karyawan

    Mitra Usaha PT Timah Perkuat Kepatuhan Regulasi, Bimtek Standarisasi Pertambangan Disambut Antusias

    Mitra Usaha PT Timah Perkuat Kepatuhan Regulasi, Bimtek Standarisasi Pertambangan Disambut Antusias

    16 UMKM Mitra PT Timah Naik Kelas pada 2025

    16 UMKM Mitra PT Timah Naik Kelas pada 2025

    Omzet Tembus Rp10 Juta per Pameran, UMKM Mitra PT Timah Raup Peluang Besar di Belitung Expo 2026

    Omzet Tembus Rp10 Juta per Pameran, UMKM Mitra PT Timah Raup Peluang Besar di Belitung Expo 2026

    PT Timah Perkuat Tata Kelola Pertambangan, Mitra Usaha Dibekali Standarisasi dan Kepatuhan Regulasi

    PT Timah Perkuat Tata Kelola Pertambangan, Mitra Usaha Dibekali Standarisasi dan Kepatuhan Regulasi