
INTRIK.ID, BABEL – Di tengah tantangan industri pertambangan yang semakin kompetitif, PT Timah tak hanya fokus pada produksi dan bisnis. Perusahaan pelat merah ini juga tengah menyiapkan “mesin” penting untuk masa depan: regenerasi pemimpin dari dalam perusahaan.
Sepanjang 2025, PT Timah menggelontorkan investasi besar dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM). Sebanyak 3.848 karyawan mengikuti berbagai program pelatihan dengan total 149.050 jam pembelajaran, atau rata-rata 39 jam pelatihan per karyawan.
Namun yang menarik, fokus perusahaan kini bukan sekadar meningkatkan kemampuan teknis para pekerja, melainkan membentuk generasi pemimpin baru yang mampu membawa perusahaan menghadapi perubahan zaman.
Direktur SDM PT Timah, Ratih Mayasari, mengatakan perusahaan memiliki banyak tenaga ahli yang kompeten di bidang pertambangan dan pengolahan mineral. Namun menurutnya, keahlian teknis saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan bisnis masa depan.
“Kompetensi yang tinggi harus dibarengi dengan leadership yang baik. Tanpa kepemimpinan yang kuat, potensi yang dimiliki tidak akan berkembang secara optimal,” ujarnya.