Kejari Bangka Periksa Dua Orang, Dugaan Tipikor Pengadaan Alat Damkar

    Caption : Ilustrasi

    BANGKA.SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Sempat mencuat ke publik adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ), belanja modal alat pemadam kebakaran Satpol-PP Kabupaten Bangka, tahun anggaran 2021 memasuki babak baru.

    Berkaitan dengan dugaan Tipikor itu, Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Bangka , Kamis ( 11/8/2022) telah memeriksa 2 orang dari 3 orang yang diagendakan.

    Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Futin Helena Laoli, SH, MH melalui Kepala Seksi Intelijen Mirsyah Rizal mengatakan satu orang tidak hadir dalam pemeriksaaan tersebut.

    “Pemeriksaan tersangka dugaan Tipikor Pengadaan alat damkar Satpol-PP Kabupaten Bangka, Kamis 11 Agustus 2022 kemarin di ruang Pidana khusus. Dari tiga orang dijadwalkan satu orang tersangka tidak hadir,” kata Rizal, Jumat (12/8/2022) siang.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Lebih lanjut Rizal menyampaikan tersangka tidak hadir pemeriksaan sudah melayangkan surat pemberitahuan.

    ” Dua orang tersangka diperiksa KA (50) dan S (53) adapun tersangka lain AS (45) tidak hadir dengan surat pemberitahuan, Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan 3 UU No. 31/1999 Jo UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” tutupnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax