Kasat Reskrim Polres Bangka : Ibu Kandung Bayi Masih Histeris

    Caption : Gambar Ilustrasi Penganiayaan bayi

    BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Sungguh tega , seorang bayi meninggal dunia lantaran dianiaya perempuan berinisial E ( 20) Warga Sungailiat. Sumber mengatakan E merupakan pasangan sesama jenis ibu kandung korban ( Bayi – red ) Inisial AT.

    Dugaan sementara E melakukan penganiayaan lantaran cemburu, terhadap AT karena hamil dan melahirkan. Aksi tidak manusiawi pelaku E terhendus warga sekitar Tempat Kejadian Perkara ( TKP ) Lingkungan Sri Bulan Sungailiat, Selasa ( 8/3/2022) malam.

    Mendapat laporan warga, Tim Kelambit Buser Polres Bangka dan Polsek Sungailiat mendatangi TKP salah satu rumah kontrakan. E dan AT kemudian diamankan guna dimintai keterangan.

    Saat dikonfirmasi INTRIK.ID melalui pesan singkat elektronik WhatsApp ( WA ), Rabu ( 9/3/2022) siang, apakah ibu bayi sudah berkeluarga ? Kasat Reskrim Polres Bangka AKP Ayu Kusuma Ningrum mengatakan Ibu Kandung Korban masih histeris.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kami blm tau, karena ibu bayi masih histeris blm bisa diambil keterangan,” jawabnya.

    Sementara itu kepala RSUD Depati Bahrin Sungailiat dr. Yogi Yamani membenarkan pihaknya menangani jenazah bayi dimaksud.

    “mmg benar semalam jenazah bayi di bawa ke Instalasi Forensik RSUD DB unt di visum, dan sdh dikerjakan oleh tim Forensik kita oleh dokter spesialis Foreksik, unt hasil nya tdk boleh dipublikasi krn sesuai aturan hasil visum et repertum hanya di sampaikan unt kepentingan pengadilan atau proses hukum,” kata Yogi Yamani.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Sembilan Nelayan KM Kharisma Selamat Setelah Terapung Berjam-jam di Perairan Rebo

    Sembilan Nelayan KM Kharisma Selamat Setelah Terapung Berjam-jam di Perairan Rebo

    Mat Makan Duren ke Singapura Yo !

    Mat Makan Duren ke Singapura Yo !

    Selingkuh, Istri Lapokan Oknum Anggota Polsek Lubuk Besar ke Polda Babel

    Selingkuh, Istri Lapokan Oknum Anggota Polsek Lubuk Besar ke Polda Babel

    Penambang Timah 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Tambang Belitung

    Penambang Timah 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Tambang Belitung

    Kelakar Mat dan Gad  : ” Ketangkep Nyelundup Pasir Timah Banyak, Tapi Jarang Sampai Sidang ok”

    Kelakar Mat dan Gad : ” Ketangkep Nyelundup Pasir Timah Banyak, Tapi Jarang Sampai Sidang ok”

    Mempersempit Ruang Kejahatan Pajak melalui Perluasan Basis Pajak  di Tengah Dinamika Global

    Mempersempit Ruang Kejahatan Pajak melalui Perluasan Basis Pajak di Tengah Dinamika Global