Kasat Pol PP: Pasar Mambo Sering Kucing-kucingan

    Foto: Kasat Pol PP Bangka, Kusyono Aditama.

    BANGKA. INTRIK.ID – Menyikapi kondisi Pasar Mambo Sungailiat, Kasat Pol PP Kabupaten Bangka Kusyono Aditama mengatakan sudah sering dirazia, namun sering kucing – kucingan.

    “kami sering razia di pasar mambo, kucing-kucingan dengan mereka. Kami tetap pantau aktivitas ditempat tersebut,” tulisnya melalui pesan singkat WhatsApp, Senin ( 1/2/2021).

    Ia juga mengatakan bahwa peruntukkan Pasar Mambo tersebut hanya untuk jualan kuliner.

    “Sepengetahuan saya peruntukan sebenarnya untuk kuliner, namun lebih jelas Pasar mambo pengelolaannya seperti apa, konfirmasi ke opd terkait,” tutupnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Pantauan INTRIK.ID di Pasar Mambo, Minggu (31/1/2021) , setiap kios juga menyajikan makanan dan minuman, beserta satu pelayan wanita.

    Malam itu pengunjung cukup ramai, ada sekedar ngopi sambil nyanyi, ada juga yang sekedar ngobrol sambil ditemani pelayan dimaksud.

    Informasi beredar, para pelayan kios bukan sekedar menjadi pelayan biasa, namun bisa berubah fungsi jika momentnya tepat.

    Seperti pengunjung lainnya, awak media INTRIK.ID beserta salah satu media duduk didepan kios didamping SN selaku pelayan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Obrolan berlanjut ditemani empek – empek panas dan kopi. Akibat virus corona, SN mengaku pendapat merosot.

    “Sejak corona sepi, nyari duit Rp 50.000 saja susah, kios ini punya teman saya hanya jaga,” ungkapnya.

    Disinggung kenapa pasar mambo sering di razia?

    “Emang sering dirazia, gegara jual minuman beralkohol jenis Bir, emang sih secara aturan tidak boleh. Tapi mau gimana lagi jual kopi untungnya tidak sebanding biaya sewa kios. Kalau jual bir untungnya lumayan,” tambahnya.

    Disinggung lagi tidak ada botol Bir terlihat diatas meja?

    “Bir memang tidak kelihatan. Tapi kalau abang mau, bisa ku diambil, yang bisa diajak check in ( wanita panggilan ) juga ada kalau mau,” tutupnya.

    Sekira pukul 22:00 WIB awak media INTRIK.ID beserta salah satu awak media lainnya, melunasi nota makanan dan minuman lalu beranjak pergi.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Kamuflase Upah Lebur Timah Smelter Kawasan Industri Jelitik, Punya Siapa yang Dilebur?

    Kamuflase Upah Lebur Timah Smelter Kawasan Industri Jelitik, Punya Siapa yang Dilebur?

    Pembagian Upah Pungut Pajak Sudah Sesuai Aturan

    Pembagian Upah Pungut Pajak Sudah Sesuai Aturan

    BPPKAD Bangka Tempat Basah ada Upah Pungut Pajak, Hariyadi : Soal Aturan itu Dapur, tidak Untuk Dipublikasi

    BPPKAD Bangka Tempat Basah ada Upah Pungut Pajak, Hariyadi : Soal Aturan itu Dapur, tidak Untuk Dipublikasi

    Ternyata Besar Juga PAD Kabupaten Bangka dari PPJ, Setiap Beli Token Listrik Kena Pajak Sepuluh Persen

    Ternyata Besar Juga PAD Kabupaten Bangka dari PPJ, Setiap Beli Token Listrik Kena Pajak Sepuluh Persen

    Tambang Inkonvensional Bekerja Didalam Alur Muara Jelitik, Ketua Formanpis: Kita Bukan Superman, Minta Ditertibkan

    Tambang Inkonvensional Bekerja Didalam Alur Muara Jelitik, Ketua Formanpis: Kita Bukan Superman, Minta Ditertibkan

    Digiring Ke Mobil Tahanan Andi Kusuma Teriak : Saya Dikriminalisasi, Kembalikan Uang Saya

    Digiring Ke Mobil Tahanan Andi Kusuma Teriak : Saya Dikriminalisasi, Kembalikan Uang Saya

      Ikuti kami di Facebook