Kapolsek Ingatkan Usai Iduladha Tak Ada lagi Tambang di Merbuk dan Sekitarnya

    Foto: Para penambang di lokasi Merbuk, Kenari hingga Gelam-gelam.

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Polsek Koba tegaskan agar para penambang di Merbuk-kenari-punguk serta Gelam-gelam untuk segera mengosongkan lokasi setelah hari raya Iduladha.

    Kapolsek Koja, Iptu. Mardian menjelaskan, para penambang sudah berulang kali dihimbau dan dilakukan pendekatan secara humanis. Namun, para penambang masih saja bersikap acuh dan tidak mendengar himbauan tersebut.

    “Iya, kita sudah himbau seperti ini untuk mengosongkan setelah Idul adah. Semoga saja berhenti dan mengosongkan lokasi tersebut,” tegasnya.

    Iptu. Mardian juga menyebutkan, pihaknya akan langsung membuat laporan keatas untuk dilakukan penertiban secara pasti jika setelah lebaran belum juga mengosongkan lokasi.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Iya Pak, jika ada penertiban kami nanti menunggu arahan dari satuan atas langsung untuk eksekusi, ” ujarnya.

    “Namun kami masih berusaha untuk melakukan upaya persuasif, ” tutupnya.

    Sementara itu, warga sekitar mengaku sudah resah karena suara mesin yang terlalu keras sampai mengganggu ketenangan dan ketertiban disekitar.

    “Suaranya udah mengganggu. Mudah-mudahan semuanya sadar dan bisa menunggu sampai daerah tersebut legal, ” ucap Ajri warga Arung Dalam.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Hingga kini, masyarakat masih menambang disana. Namun disisi lain, para penambang juga sudah dilaporkan masyarakat ke pihak berwajib namun tak ada tanggapan.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Selingkuh, Istri Lapokan Oknum Anggota Polsek Lubuk Besar ke Polda Babel

    Selingkuh, Istri Lapokan Oknum Anggota Polsek Lubuk Besar ke Polda Babel

    Penambang Timah 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Tambang Belitung

    Penambang Timah 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Tambang Belitung

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR