Job Fair Pembohongan Publik

    Caption: Ilustrasi para pencari kerja di job fair. (Ist/AI)

    INTRIK.ID, BANGKA — Bursa kerja atau Job Fair yang sering diadakan di berbagai daerah tidak sepenuhnya untuk mencari pekerja atau merekrut pekerja baru.

    Kabid Pelatihan dan Penetapan Tenaga Kerja Kabupaten Bangka, Insyira Subagia mengatakan perusahaan yang mengikuti job fair itu hanya untuk memenuhi undangan pemerintah saja.

    “Job fair itu kebohongan publik. Mereka (perusahaan) itu hanya ikut karena undangan saja karena merasa pemerintah yang mengundang meskipun belum memerlukan karyawan baru,” ungkapnya, Senin (17/11/2025).

    Ia mengatakan sudah melakukan riset dan bertanya secara langsung kepada perusahaan yang ikut dalam bursa job fair di beberapa daerah. Namun hasil yang didapatinya ternyata hanya sekedar ikut undangan saja.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Memang benar pemerintah memberikan peluang kepada masyarakat melalui job fair namun kenyataan di lapangan ternyata tidak seperti itu. Job fair ini sangat baik tapi kurang efektif dan efesien karena ada arah kepembohongan publik,” tegas Insyira.

    Ia mengaku kasihan kepada para pencari kerja yang sudah bersusah payah agar bisa bekerja namun kenyataannya tidak ada lowongan sama sekali.

    “Mereka sudah jauh-jauh datang untuk mencari pekerjaan tapi kenyataannya tidak ada kepastian. Padahal mereka sudah mengorbankan waktu, uang untuk buat CV, cetak foto hingga transportasi,” terangnya.

    Meskipun begitu, Insyira tidak menutup kemungkinan adanya perusahaan yang tetap memanggil para pelamar dari ajang job fair itu.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Walaupun ada mungkin hanya sebagai marketing atau menyebarkan brosur. Dan itu juga mungkin tidak langsung dipanggil, bisa jadi saat prusahaan itu sudah butuh, entah beberapa bulan atau tahun depannya sejak job fair,” tegasnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax