
Meskipun begitu, Tony mengaku secara keseluruhan desa sudah cukup baik dalam melakukan perencanakan dan mengelola keuangannya.
“Sebagain besar desa dalam tahap normal, kalau SiLPA masih 100an juta masih wajar dari dana desa yang mencapai lebih 2 miliar. Justru kalau SiLPAnya nol malah jadi pertanyaan,” pungkasnya.
Ia mengaku ada beberapa hal yang membuat beberapa desa menyisakan SiLPA lebih banyak karena masih takut terbentur dengan hukum.