Ini Penyebab SiLPA Desa Mapur Tertinggi di Bangka

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Desa Mapur, Riau Silip menjadi desa tertinggi menyisakan SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) di Kabupaten Bangka pada anggaran tahun 2020.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bangka, Tony Marza mengatakan tingginya SiLPA desa tersebut dikarenakan ada kesalahan persepsi terkait rencana pembangunan kantor desa.

    “Kemarin desa mapur menganggarkan pembangunan kantor baru tapi diatas bangunan kantor lama, jadi ada perbedaan persepsi dengan bagian hukum karena bangunan kantor lama itu masih dibawah 10 tahun,” ungkapnya, Rabu (19/5/2021).

    Kendati demikian, ia mengatakan dalam tahun 2021 ini pihak desa sudah bisa melaksanakan atau menganggarkan lagi pembangunan kantor tersebut karena sudah ada aturan yang baru.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kalau aturan lama memang tidak bisa tapi sekarang aturannya sudah keluar jadi bisa digunakan untuk membangunan kantor baru meskipun usia bangunannya dibawah 10 tahun,” terang Tony.

    Desa Mapur sendiri menyisakan SiLPA sekitar Rp 600 juta dimana Rp 300 juta diantaranya merupakan anggaran rencana untuk pembangunan kantor baru.

    Meskipun begitu, Tony mengaku secara keseluruhan desa sudah cukup baik dalam melakukan perencanakan dan mengelola keuangannya.

    “Sebagain besar desa dalam tahap normal, kalau SiLPA masih 100an juta masih wajar dari dana desa yang mencapai lebih 2 miliar. Justru kalau SiLPAnya nol malah jadi pertanyaan,” pungkasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengaku ada beberapa hal yang membuat beberapa desa menyisakan SiLPA lebih banyak karena masih takut terbentur dengan hukum.

    “Kadang ada salah perencanaan, ada juga takut terbentur hukum. Selain itu seringnya refokusing untuk menangani pandemi covid 19 ini dimana desa harus menyiapkan 8 persen dari dana desa diluar BLT dana desa,” imbuh Tony.(Int)

    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati