
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Suasana duka menyelimuti kawasan Jembatan Guntung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (23/5/2026). Tangis histeris kedua orang tua pecah setelah sang buah hati, Pikal (8), dinyatakan meninggal dunia usai tenggelam terbawa arus saat mandi di bawah jembatan tersebut.
Peristiwa tragis itu terjadi saat korban mengikuti ayahnya, Andra (33), yang sedang mencari ikan di kawasan perairan Laut Ardal dan sekitar Jembatan Guntung.
Menurut keterangan warga yang membantu membawa korban ke rumah sakit, awalnya Pikal bermain air sambil menunggu ayahnya mencari ikan. Namun kondisi air yang sedang surut membuat arus di bawah jembatan menjadi sangat deras.
“Korban mandi di bawah jembatan. Saat itu air sedang surut dan arus sangat kencang. Anak itu sebenarnya bisa berenang, tapi tidak kuat melawan arus,” ujar warga tersebut.
Nahas, saat tubuhnya terbawa arus, pakaian korban disebut tersangkut kayu di sekitar aliran air. Kondisi itu membuat Pikal kesulitan bergerak dan sempat meminta pertolongan.
Melihat anaknya dalam bahaya, sang ayah langsung berenang untuk menyelamatkan korban. Namun saat berhasil dijangkau, kondisi Pikal sudah tidak sadarkan diri.
“Bapaknya langsung berenang menolong. Tapi saat ditemukan, anaknya sudah pingsan. Ayahnya sambil menangis menggendong korban ke atas,” katanya.
Warga yang berada di lokasi sempat memberikan pertolongan pertama sebelum korban dilarikan ke rumah sakit menggunakan kendaraan pribadi karena ambulans belum tersedia di lokasi.
“Korban sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. Informasinya korban terlalu banyak kemasukan air,” tambahnya.
Saat ini jenazah Pikal telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan pihak keluarga. Peristiwa ini pun menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap arus bawah jembatan, terutama saat kondisi air surut yang dapat memicu arus lebih deras dan berbahaya.