
INTRIK.ID, BANGKA – Event olahraga tahunan bergengsi, Sungailiat Triathlon 2026, dipastikan akan kembali menyapa para pecinta olahraga luar ruangan pada tanggal 16 dan 17 Mei 2026. Berlokasi di kawasan wisata Pantai Tanjung Pesona, Kabupaten Bangka, event ini juga akan disinergikan dengan pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Series dari Federasi Triathlon Indonesia (FTI).
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka, Rismy, menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini mencakup berbagai kategori perlombaan yang menantang, mulai dari tingkat lokal hingga terbuka.
Kategori yang diperlombakan dibagi menjadi beberapa bagian utama, antara lain:
Rismy menjelaskan bahwa untuk rute lintasan, pihak panitia masih mempertahankan rute yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya karena dinilai masih sangat representatif dan memiliki pemandangan yang ikonik.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 131 peserta telah mendaftar untuk Sungailiat Triathlon, sementara untuk kategori Kejurnas tercatat sebanyak 155 peserta. Pemerintah daerah menargetkan total peserta dapat mencapai angka 300 orang. Pendaftaran sendiri masih akan dibuka hingga tanggal 10 Mei mendatang.
Namun, Rismy mengakui adanya tantangan dalam menjaring peserta mancanegara pada tahun ini. Kondisi geopolitik global saat ini menjadi faktor utama yang mempersulit kehadiran atlet-atlet internasional untuk berpartisipasi.
Terkait dukungan anggaran, event ini didukung oleh dana APBD sebesar Rp244.875.000. Selain itu, Bangka Belitung juga dipercaya menjadi tuan rumah Kejurnas FTI untuk tiga disiplin sekaligus, yakni Triathlon, Aquathlon, dan Duathlon.
Guna memastikan kelancaran acara, pihak kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan ketat. Kabag Ops Polres Bangka, AKP Tomi, menyatakan bahwa pihaknya akan menerjunkan 80 personel yang akan bersinergi dengan Satpol PP, BPBD, dan Laskar Sekaban.
”Kami akan memantau jumlah peserta di lapangan. Jika peserta sangat ramai, akan dilakukan pengalihan arus jalan atau bahkan penutupan jalan tertentu demi menjamin keamanan dan keselamatan para atlet serta kenyamanan masyarakat,” ujar AKP Tomi.
Event ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang prestasi olahraga, tetapi juga menjadi pemantik geliat pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bangka.