
BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID –
Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bangka menggelar wisuda Tahfidz Juz 30 angkatan VIII dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) angkatan XXXIII. Sebanyak 1.132 santri dan santriwati dari 5 kecamatan resmi dinyatakan lulus, kegiatan wisuda berlangsung Sabtu ( 23/5/2026) di Halaman kantor Bupati Bangka.
Ribuan santri dan santriwati tersebut terdiri dari Tahfidz Juz 30 diikuti 133 santri, sementara prosesi wisuda TPA melibatkan 999 peserta. Mereka merupakan bagian dari 2.187 santri yang sebelumnya telah mengikuti ujian munaqosah tulis maupun lisan di tahun 2026 ini. Peserta berasal dari lembaga binaan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) yang tersebar di Kecamatan Merawang, Mendo Barat, Puding Besar, Bakam, Pemali, Sungailiat, Riau Silip, dan Belinyu.
Wisuda kali ini hanya mempertemukan peserta dari lima kecamatan, yakni Sungailiat, Pemali, Puding Besar, Bakam, dan Riau Silip. Sementara itu, tiga kecamatan lainnya yakni Merawang, Belinyu, dan Mendo Barat sebelumnya telah melaksanakan wisuda secara mandiri di wilayah masing-masing.
Ketua BKPRMI Kabupaten Bangka, Fahmi Andika, mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme luar biasa para peserta. Ia menyebutkan, meski diguyur hujan sejak pagi, semangat santri dan santriwati tak luntur sedikit pun untuk mengikuti seluruh rangkaian prosesi hingga selesai.
“Satu hal yang patut kami apresiasi tinggi: meski hujan turun cukup deras sejak pagi, para santri dan santriwati tetap hadir, tertib, dan sangat bersemangat mengikuti setiap tahapan acara hingga selesai. Ini adalah bukti cinta mereka kepada Al-Quran dan kesungguhan hati dalam menuntut ilmu,” ujar Fahmi dalam sambutannya.
Capaian jumlah peserta munaqosah hingga lebih dari 2.000 orang menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam mendidik generasi muda memahami Al-Quran. Fahmi Andika berpesan, kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
“Tujuannya bukan sekadar hafal atau bisa membaca, tetapi benar-benar hidup bersama nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Kami berharap momen wisuda ini menjadi titik balik yang memotivasi para santri untuk terus mendalami Al-Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Fahmi.
Sementara itu Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka yang mewakili Bupati, Thony Marza, A.P., M.A.P., memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis BKPRMI dalam membina generasi muda melalui pendidikan Al-Quran. Menurutnya, keberadaan lembaga seperti ini sangat krusial dalam membangun karakter bangsa.
“Wisuda ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti keberhasilan dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara akhlak dan iman. Al-Quran adalah pedoman hidup, dan ketika anak-anak kita mampu memahami serta mengamalkannya, mereka sedang mempersiapkan diri menjadi pemimpin dan warga negara yang berintegritas di masa depan. Dalam hal ini pemerintah Kabupaten Bangka akan terus berkomitmen mendukung program-program pendidikan keagamaan. Termasuk pembinaan TPA dan tahfidz, agar semakin banyak anak-anak Bangka yang tumbuh menjadi pribadi yang berilmu dan berakhlak mulia,” kata Thony Marza.
Hadir dalam kegiatan wisuda tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Ketua Tim Penggerak PKK, Wakil Bupati, Rektor Universitas Muhammadiyah, Pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, ketua DPK BKPRMI se-kecamatan, dan unsur Forkompinda Kabupaten Bangka atau perwakilannya.
Sumber: BKPRMI Bangka