Hanya Sembilan Perusahaan Udang Vaname di Bangka Tengah Miliki Izin Lengkap

    Foto: Kepala DPMPTK Bateng, Sisylia.(Erwin/INTRIK.ID)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTK) Bangka Tengah menuturkan ada 16 perusahaan swasta tambak udang vaname di wilayah Bangka Tengah.

    Hal itu dituturkan Kepala DPMPTK Bateng, Aisyah Sisylia saat ditemui pihak intrik.id di kantornya. Ia menyebutkan bahwa jumlah tersebut tercatat dalam pendataan sistem Online Single Submission (OSS).

    Sisyl, sapaan akrabnya, dari 16 unit usaha tambak udang vaname di Bangka Tengah, baru 9 diantarnya yang perizinannya telah selesai dan clear secara keseluruhan.

    “Sementara sisanya masih ada yang masih on proses baik itu terkait persetujuan lingkungan, Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), izin lokasi dan lain sebagainya,” ucap Sisyl kepada intrik.id, Rabu (3/8/2022).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia melanjutkan, usaha tambak udang vaname memang memiliki berbagai jenis perizinan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), PKKPR, persetujuan lingkungan, izin lokasi, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan lain sebagainya.

    Di samping itu, dari total 16 perusaahan swasta yang bergerak di bidang tambak udang vaname tersebut, sebagian besar titik lokasinya berada di Kecamatan Koba dan Lubuk Besar.

    “Seperti yang kita lihat selama ini bahwa memang kebanyakan perusahaannya (tambak udang vaname-red) itu berada di sekitar jalan Desa Penyak,” sambungnya.

    Menurut Sisyl, saat ini mekanisme pengurusan perizinan usaha tambak udang vaname maupun jenis usaha lainnya dilakukan melalui sistem OSS.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Oleh karena itu, persyaratan dan kelengkapan yang harus dipenuhi untuk mendirikan suatu usaha juga tertera di sistem tersebut sesuai dengan bidang dan jenis usahanya masing-masing.

    “Segala macam jenis usaha dan persyaratannya nanti akan tercantum di Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI),” terangnya.

    Meski begitu, Sisyl berkata bahwa pihaknya juga terus melakukan pendampingan kepada masyarakat yang kesusahan dalam melakukan proses perizinan melalui sistem OSS.

    “Makanya sekarang ini kantor pelayanan perizinan usaha pasti sepi, karena semuanya sudah via internet. Akan tapi kami tetap menerima kedatangan masyarakat yang butuh pendampingan dan penjelasan tentang cara membuat perizinan di OSS,” pungkasnya.(Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Jembatan Garuda Pangkas Jalan Warga Dul-Beluluk, Akses Sekolah dan Puskesmas Kini Lebih Dekat

    Jembatan Garuda Pangkas Jalan Warga Dul-Beluluk, Akses Sekolah dan Puskesmas Kini Lebih Dekat

    30 Tenaga Konstruksi Bangka Tengah Digembleng dan Disertifikasi, K3 Jadi Sorotan

    30 Tenaga Konstruksi Bangka Tengah Digembleng dan Disertifikasi, K3 Jadi Sorotan

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    Musim Kemarau, Armada Damkar dan BPBD Bangka Tengah Terbatas, Warga Minta Respons Bencana Diperkuat

    Musim Kemarau, Armada Damkar dan BPBD Bangka Tengah Terbatas, Warga Minta Respons Bencana Diperkuat

    Mobil Kopdes Merah Putih Tiba di Bangka Tengah, Namang Jadi Desa Pertama yang Terima

    Mobil Kopdes Merah Putih Tiba di Bangka Tengah, Namang Jadi Desa Pertama yang Terima

      Ikuti kami di Facebook