Gratis, Pelaku UMKM Bangka Tengah Masih Tak Mau Urus Sertifikat Halal

    Caption: Produk dengan sertifikat halal. (Ist/ai)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pelaku UMKM di Bangka Tengah masih banyak yang tidak berminat dengan sertifikat halal untuk produknya.

    Kepala Disperindagkop-UMKM Bangka Tengah Irwandi mengatakan pelaku UMKM di Bangka Tengah beranggapan produknya sudah banyak yang beli meskipun tanpa ada sertifikat halal.

    “UMKM di Bangka Tengah ini unik. Kami mau bantu urus sertifikat halal gratis malah dibilang udah lah pak kami sudah laku. Tapi bukan itu masalahnya, kita harusnya memberi nilai lebih bagi produk kita. Jangan seolah-olah kami ini memaksa, kami mau bantu bukan maksa,” ungkap Irwandi, Kamis (27/11/2025).

    Ia melanjutkan, jika pelaku UMKM tidak berinovasi dan memberikan nilai lebih pada produknya maka akan kalah dengan produk luar yang saat ini bisa dijumpai di marketplace.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Produk luar itu biasanya lebih murah, terus juga pemasaran bagus. Nah, mereka kebanyakan gak ada sertifikat halalnya. Nah kita bantu pelaku UMKM untuk mengembangkan produk lewat sertifikat halal. Makannya jangan ogah-ogahan kalau ada program. Kalau di luar orang nyari program buat sertifikat halal tapi di Bangka Tengah ini kami yang nyari, ” ungkapnya.

    Pria yang akrab disapa Beben itu juga menyebutkan, walaupun pelaku UMKMnya muslim, namun sertifikat halal wajib sesuai regulasi sebelum Oktober 2026.

    “Kadang ada yang bilang, udahlah pak, kami ini muslim pasti mau halal. Tapi bikin produknya pakai daster bolong, terus tempatnya gak higienis. Padahal konsep halalan thoyyiban itu halal, baik dan benar, ” jelasnya.

    Sertifikat halal wajib dimiliki pelaku UMKM menurut undang-undang nomor 33 tahun 2014 agar masyarakat Indonesia yang notabennya muslim bisa yakin dan percaya dengan produk yang dijualnya pelaku UMKM.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Bahkan, menurut data Badan Statistika 30-40 persen keputusan konsumen dalam pembelian produk dipengaruhi oleh sertifikat dan label halal yang terjamin oleh LPOM MUI.

    Ia berharap, pelaku UMKM yang ada di Bangka Tengah bisa terus berinovasi dan mengembangkan produknya dengan baik.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Desil Naik, Bansos Hilang: Warga Bangka Tengah Pertanyakan Data Kemiskinan

    Desil Naik, Bansos Hilang: Warga Bangka Tengah Pertanyakan Data Kemiskinan

    Musda IV KAHMI Bangka Tengah Digelar, Momentum Tentukan Arah Organisasi

    Musda IV KAHMI Bangka Tengah Digelar, Momentum Tentukan Arah Organisasi

    Ribuan Warga Belum Bekerja, Program Ketenagakerjaan Bateng Dipertaruhkan

    Ribuan Warga Belum Bekerja, Program Ketenagakerjaan Bateng Dipertaruhkan

    4.749 Penganggur di Bangka Tengah, Mini Job Fair Buka 151 Lowongan

    4.749 Penganggur di Bangka Tengah, Mini Job Fair Buka 151 Lowongan

    1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

    1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

    Mobil Damkar Pangkalan Baru Tua dan Rusak, Kini Harus “Ditarik” Armada Lebih Kecil

    Mobil Damkar Pangkalan Baru Tua dan Rusak, Kini Harus “Ditarik” Armada Lebih Kecil

      Ikuti kami di Facebook