Gawat, Videotron Kuday Tiba-tiba Berasap

    Foto: Videotron saat mengeluarkan asap. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA — Videotron di perempatan lampu merah Kuday, Sungailiat tiba-tiba mengeluarkan asap tebal, Jumat (23/12/2022).

    Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.40 WIB saat hujan lebat yang melanda daerah itu.

    Warga maupun pengendara yang melihat peristiwa itu sempat mengabadikannya melalui telepon genggamnya.

    Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Kominfotik) Kabupaten Bangka, Boy Yandra membenarkan kejadian itu.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Sudah dimatikan (videotron-red), terimakasih infonya,” katanya singkat saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp.

    Namun demikian, pihaknya tidak menyebutkan secara detail apa penyebabnya, hingga videotron tersebut mengeluarkan asap.

    Sementara itu, Kasubbag Umum Sekretariat Pemkab Bangka, Waluyo mengatakan pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terkait hal tersebut.

    “Iya (keluar asap), tadi langsung dimatikan. Sekarang kami sedang mengecek apa penyebabnya,” ungkap Waluyo.(red)

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Tagged with:
    Videotron
    Mungkin Suka Ini juga:
    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax