Formas Lubes Resmi Membubarkan Diri

    Foto: Berita acara pembubaran Formas Lubes. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Setelah diberitakan oleh awak media, Forum Masyarakat Lubuk Besar (Formas Lubes) langsung membubarkan diri.

    Padahal forum tersebut baru membuat keputusan untuk melakukan pungutan terhadap seluruh aktivitas tambang dan perkebunan sawit yang ada di Desa Lubuk Besar.

    Bahkan nominal yang hadir dibayar oleh pengusaha atau pelaku juga tak main-main mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 100 ribu.

    Pembubaran ini tertuang dalam berita acara yang ditandatangani oleh ketiga ketua dan diketahui Kades Lubuk Besar, Ketua BPD hingga tokoh agama dan masyarakat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain pembubaran secara resmi pada Jumat, 16 Juni 2023, dalam berita acara itu juga menegaskan tidak ada lagi aktivitas dari Formas Lubes.

    Namun Kepala Desa Lubuk Besar Superi hingga kepala BPD, Atim seakan menghindar ketika hendak ditanyai perihal tersebut.

    Hal ini terlihat dari tidak adanya tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp meskipun pesan tersebut sudah centang biru yang menandakan sudah dibaca oleh Atim.

    Sementara itu, Ketua 3 Formas Lubes Indra mengatakan, dirinya akan menemui pihak intrik.id dan akan menceritakan semua kronologi saat bertemu nantinya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Nanti saya akan ajak semua pihak terkait mas. Nanti kita ketemu saja biar enak ceritanya. Saya koordinasikan sama yang lain juga,” ucapnya kepada intrik.id, Sabtu (17/6/2023).

    Sementara itu, Camat Lubuk Besar Armansyah mengatakan Formas Lubes memiliki niat yang baik namun kemudian terjadi penyimpangan.

    “Saya dapat info bahwa itu sumbangan sosial untuk warga Lubuk Besar. Namun koridornya salah,” ucapnya.

    Arman juga mengatakan, dirinya sudah memanggil Kades Lubuk Besar dan akan menegurnya secara keras serta akan meluruskan semuanya.

    Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah Muhammad Husaini mengatakan, penelusuran terhadap pungutan liar akan terus berjalan.

    “Jika ditemukan bukti maka akan kami proses dan tindaklanjuti. Tunggu kabar dari saya,” ujarnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan