Dua Posyandu di Bangka Tengah Tak Aktif

    Caption: Algafry Rahman.

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman menekankan pentingnya peran posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa yang memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kualitas kesehatan masyarakat.

    Berdasarkan data tahun 2024, terdapat 142 posyandu di Bangka Tengah, dengan 140 aktif dan 2 tidak aktif dengan total kader mencapai 1.228 orang.

    “Posyandu ini dikategorikan aktif, jika mengadakan kegiatan bulanan, memiliki minimal lima kader, serta memberikan layanan kesehatan sepanjang siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, dewasa hingga lansia,” jelasnya, Jumat(30/5/2025).

    Ia menyeburkan, transformasi layanan primer dari Kementerian Kesehatan RI menjadikan posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat desa.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia menambahkan, sebagai langkah konkret dalam mengakselerasi penerapan Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), Pemkab Bangka Tengah melalui Dinas Kesehatan juga sudah menggelar pertemuan koordinasi dan evaluasi tim pembina Posyandu tahun 2025.

    “Melalui forum tersebut, saya berharap lahir rumusan aksi yang menjawab tantangan di lapangan, baik dari aspek SDM maupun sarana prasarana,” tuturnya.

    “Harapannya, posyandu dapat menjalankan fungsi promotif dan preventif secara optimal, guna menciptakan masyarakat Bangka Tengah yang sehat dan sejahtera,” imbuhnya.

    Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Bangka Tengah, Eva Fidia Lestari menuturkan bahwa fungsi posyandu kini tidak hanya terbatas pada sektor kesehatan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Posyandu modern juga melibatkan berbagai bidang lain seperti pendidikan, kesehatan, sosial, perumahan rakyat, pekerjaan umum, dan trantibum linmas.

    “Karena itu, kita harus duduk bersama dalam koordinasi lintas sektor untuk memastikan implementasi Posyandu 6 SPM berjalan efektif. Alhamdulillah, dari hasil diskusi yang sudah kita lakukan menunjukkan kesiapan untuk segera melaksanakan program ini,” ungkapnya.

    Eva juga mengharapkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk peran aktif kader posyandu, agar pelaksanaan program berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

    “Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan, khususnya dari kader. Semoga program ini benar-benar menghadirkan pelayanan terpadu yang berkualitas dan meningkatkan kesehatan ibu, anak, dan masyarakat secara luas,” harapnya.

    Tagged with:
    algafryPosyandu
    Mungkin Suka Ini juga:
    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    Bupati Bangka Tengah Dorong Revisi RTRW, Siapkan Tata Ruang Baru untuk Cegah Banjir dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi

    Bupati Bangka Tengah Dorong Revisi RTRW, Siapkan Tata Ruang Baru untuk Cegah Banjir dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi