26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    BANGKA TENGAH, INTRIK.ID – Tren bisnis kedai kopi yang terus berkembang dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk mencetak wirausaha muda. Melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbupora), sebanyak 26 pemuda mengikuti Pelatihan Wirausaha Muda Pemula Barista di Koba, Kamis (30/7/2026).

    Peserta berasal dari berbagai kecamatan di Bangka Tengah dan dipersiapkan tidak hanya menjadi peracik kopi, tetapi juga pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif.

    Kegiatan dibuka Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Bangka Tengah, Wahyu, yang mewakili Bupati Bangka Tengah.

    Dalam sambutannya, Wahyu menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mendorong generasi muda agar mampu mandiri secara ekonomi melalui kewirausahaan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Atas nama Bapak Bupati, kami mengapresiasi Disparbupora yang memfasilitasi pelatihan barista ini. Harapan kami, ilmu yang didapat hari ini tidak berhenti di ruangan ini saja. Jadikan ini sebagai pijakan untuk memantik semangat menjadi entrepreneur muda. Ekonomi kreatif seperti kedai kopi punya peluang besar di Bangka Tengah,” ujarnya.

    Ia juga mengajak para peserta berani memulai usaha dari skala kecil, memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, serta menjaga kualitas produk agar mampu bersaing di tengah menjamurnya bisnis kopi.

    Sementara itu, Kepala Disparbupora Bangka Tengah, Zulfan, mengatakan pelatihan ini merupakan upaya pemerintah menangkap peluang berkembangnya industri kopi dan kafe di daerah.

    Menurutnya, peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis sebagai barista, tetapi juga pengetahuan tentang pengelolaan usaha.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kami melihat potensi besar anak muda Bangka Tengah di sektor ekonomi kreatif. Melalui pelatihan barista ini, peserta tidak hanya belajar teknik menyeduh kopi, latte art, dan manajemen kedai, tetapi juga dibekali mindset wirausaha. Harapannya lahir barista-barista baru yang nantinya bisa membuka usaha sendiri atau menciptakan lapangan kerja,” jelas Zulfan.

    Ia menambahkan, Disparbupora akan terus menghadirkan pelatihan serupa dan berupaya menghubungkan peserta dengan berbagai program bantuan permodalan UMKM dari pemerintah.

    Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi dari instruktur profesional, mulai dari teknik dasar meracik kopi, pengenalan biji kopi lokal Bangka, perhitungan harga pokok produksi (HPP), hingga strategi pemasaran digital.

    Antusiasme peserta terlihat tinggi. Mereka berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membuka kedai kopi, coffee corner, maupun usaha kopi keliling.

    Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berharap lahir lebih banyak wirausaha muda yang kreatif, mandiri, sekaligus mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor ekonomi kreatif.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Empat Hari Digelar, Lubuk Expo Vol. 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM

    Empat Hari Digelar, Lubuk Expo Vol. 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM

    PWI Bangka Tengah dan Bank Sumsel Babel Cabang Koba Perkuat Kolaborasi Dukung Pembangunan Daerah

    PWI Bangka Tengah dan Bank Sumsel Babel Cabang Koba Perkuat Kolaborasi Dukung Pembangunan Daerah