Dua Bulan Lagi Nikah, AN Minta Maaf ke Satpol PP

    Foto: AN saat diinterogasi pihak satpol PP. (Intrik)

    INTRIK.ID, BANGKA — Pelaku vandalisme Taman Kota Sungailiat, AN mengaku menyesal setelah diamankan oleh petugas Satpol PP Bangka, Jumat (13/1/2023).

    Ia mengaku tidak sengaja memecahkan lampu Taman Kota Sungailiat itu karena dalam kondisi mabuk dan tersenggol belakang badannya.

    “Sebenarnya tidak sengaja kesenggol dibagian tiang lampunya, tiba-tiba lampunya pecah,” ungkapnya saat ditemui di kantor Satpol PP Bangka.

    Pria asal Buton, Sulawesi Tenggara itu juga meminta maaf kepada Satpol PP dan bersedia menggantikan lampu taman yang pecah tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saya siap mengantinya jika memang itu diperlukan. Saya menyesal dan minta maaf,” ujar pemuda yang sudah 4 tahun di Bangka itu.

    AN berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran untuknya dan dimaafkan karena akan melaksanakan pernikahan pada bukan Maret 2023 nanti.

    “Bulan tiga (Maret) nanti saya mau nikah, saya harap bisa dimaafkan,” lanjutnya.

    AN sendiri diamankan oleh pihak Satpol PP Bangka pada pukul 02.00 WIB di Taman Kota Sungailiat saat sedang mabuk bersama dengan tiga rekannya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dari tangan pelaku juga ditemukan sebungkus arak dan sebotol bir hitam. (Red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax