Disinyalir Razia TI Belakang SD Kampung Pasir Tebang Pilih

    Caption: Aktivitas Tambang Inkonvensional ( TI ) Jenis sebu di belakang SD Kampung pasir, Sumber Foto Penambang, Sabtu (20/7/2024)

    BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Dikabarkan aktivitas pertambangan timah masih dalam agenda PETI ( Penertiban Tambang Ilegal ) oleh pihak berwenang.
    Bagi publik mungkin berpendapat razia setiap aktivitas tambang tanpa kantongi izin lengkap akan ditertibkan atau ditindak.

    Kondisi diatas mungkin tidak seperti dibayangkan untuk lokasi aktivitas Tambang Inkonvensional ( TI ) di Kelurahan Kuday , Kecamatan Sungailiat, Tepatnya di belakang SD Kampung Pasir.

    [irp]

    Menurut pengakuan salah satu penambang timah DK mereka di datangkan petugas saat beraktivitas , Sabtu ( 20/7/2024) siang. Namun petugas tidak mendatangi penambang lain yang ada bekingan di lokasi yang sama ( Belakang SD Kampung Pasir – red ).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Tadi Ade razia TI di belakang SD Kampung pasir, tapi tebang pilih. Punya kami minyak dibuang yang razia, tapi yang Ada beking masih jalan,” kata DK kepada redaksi INTRIK.ID.

    [irp]

    Lebih lanjut DK dalam kebingungannya melihat razia tersebut tebang pilih ,menduga mereka didatangi petugas mungkin tidak kordinasi.

    “Teman saya tadi keduluan lari dari lokasi, masak kami dak kordinasi nek di tangkap sementara yang merasa kordinasi enjoy Bae. Ya kalau razia harus rata perlakuannya jangan terkesan tebang pilih,” ungkap DK Kesal.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air