Disebut Terima Uang Pengurusan Surat Tanah Jumadi, Lurah Jelitik Katakan Tanya Calvin

    Caption : Gambar Situasi tanah milik Jumadi

    BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Polemik pengurusan surat tanah milik Putra dan Jumadi di Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat kian menarik untuk diketahui publik. Kisruh tersebut melibatkan sejumlah pihak yakni Camat Sungailiat, Lurah Jelitik dan pihak lainya.

    Munculnya dilema itu bermula dari permohonan pengajuan surat tanah milik Putra, dimana kurang lebih hampir satu tahun surat dimaksud tidak kunjung selesai. Berdasarkan pengakuan Putra dirinya sudah memberikan sejumlah uang kepada camat Sungailiat Aswan.

    Bukan hanya itu Putra juga mengatakan kalau dirinya mengetahui, terkait setoran biaya pembuatan surat tanah milik Jumadi kepada lurah Jelitik dan Camat Sungailiat, sesuai pemberitaan INTRIK.ID Hari Senin 10/6/2024.

    Baca juga: Putra Beberkan Kronologi Penyampaian Uang Pengurusan Surat Tanah, Untuk Lurah Jelitik dan Camat Sungailiat

    Dituding Terima Uang Pengurusan Surat Tanah, Camat Sungailiat : Saya Minta Pembuktian Autentik

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dalam pemberitaan tersebut Putra mengatakan uang untuk Lurah Jelitk senilai RP. 50.000.000 dibawa Calvin Kepala Lingkungan Teluk Uber. Sedangkan uang sejumlah RP. 70.000.000 untuk Camat Sungailiat dibawa Husni.

    Menarik untuk ditelusuri, Redaksi INTRIK.ID mencoba menghubungi Lurah Jelitik Heriyani, Selasa ( 11/6/2024) . Dalam konfirmasi itu Redaksi INTRIK.ID menanyakan apakah benar uang pengurusan surat tanah untuk lurah Jelitik yang bawa Calvin Kaling Teluk Uber ?

    Kutipan Konfirmasi : “Selamat pagi Bu lurah ? mohon maaf bu mau konfirmasi, meneruskan pemberitaan kami kemarin. Terkait adanya pernyataan Nara sumber kami saudara Putra, dimana putra mengatakan bahwa pak calvin yang bawa uang RP. 50.000.000 dari rumah pembeli tanah pak Jumadi untuk ibu Lurah Jelitik. Apakah Benar?,” Redaksi INTRIK.ID.

    Menyikapi konfirmasi Redaksi INTRIK.ID lurah Jelitik Heriyani mengatakan perihal uang tersebut tanyakan Calvin.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Selamat pagi pak, Silakan bapak tanyakan lansung ke pada Calvin kaling Tu ( Teluk Uber ) sewaktu itu, terimakasih ,” jawabnya.

    Meneruskan arahan Lurah Jelitik , Redaksi INTRIK.ID langsung menghubungi Calvin Kepala lingkungan Teluk Uber, menanyakan perihal dimaksud?

    Kutipan Konfirmasi : “Selamat pagi ini dengan pak Celvin ya ? Kaling teluk uber mohon maaf pak mau konfirmasi, meneruskan pemberitaan kami kemarin. Terkait adanya pernyataan Nara sumber kami saudara Putra, dimana putra mengatakan bahwa pak celvin yang bawa uang RP. 50.000.000 dari rumah pembeli tanah pak Jumadi untuk ibu Lurah Jelitik. Apakah Benar?,” Redaksi INTRIK.ID.

    Hingga jawaban konfirmasi dengan lurah Jelitik dipublis INTRIK.ID , Kepala Lingkungan Teluk Uber ( Calvin – red ) belum menjawab konfirmasi mengenai uang RP. 50.000.000 untuk lurah Sungailiat.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Jasad Jauhari Ditemukan Tersangkut Jaring, Ada Bekas Gigitan Buaya di Pinggang

    Jasad Jauhari Ditemukan Tersangkut Jaring, Ada Bekas Gigitan Buaya di Pinggang

    Diduga Diterkam Buaya, Warga Hilang saat Najur Ikan di Sungai Limbung

    Diduga Diterkam Buaya, Warga Hilang saat Najur Ikan di Sungai Limbung

    Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

    Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

    Warga Cerucuk Belitung Tewar Diterkam Buaya di Depan Sang Anak saat Mandi di Kolong

    Warga Cerucuk Belitung Tewar Diterkam Buaya di Depan Sang Anak saat Mandi di Kolong

    Pembacokan di Lokasi Tambang Timah Ilegal, Korban Dibawa ke Puskesmas Lubuk Besar

    Pembacokan di Lokasi Tambang Timah Ilegal, Korban Dibawa ke Puskesmas Lubuk Besar

    Katanya Tambang Timah Dipemali Telan Tujuh Orang Korban Ilegal, Namum Muncul Slip Pembayaran Berlogo PT Timah?

    Katanya Tambang Timah Dipemali Telan Tujuh Orang Korban Ilegal, Namum Muncul Slip Pembayaran Berlogo PT Timah?

      Ikuti kami di Facebook