Diduga Diterkam Buaya, Warga Hilang saat Najur Ikan di Sungai Limbung

    INTRIK.ID, BANGKA – Seorang warga dilaporkan hilang diduga akibat diterkam buaya saat menajur ikan di Sungai Limbung, Desa Petaling, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Selasa (10/2/2026) malam.

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.40 WIB. Korban yang bernama Jauhari (40) bersama empat orang rekannya berangkat ke Sungai Limbung untuk menajur ikan. Setibanya di lokasi, mereka berpencar untuk memasang tajur di sepanjang sungai.

    Tak lama kemudian, rekan-rekan korban mendengar suara teriakan yang disusul gemuruh air cukup besar dari arah sungai. Awalnya, suara tersebut diduga berasal dari hewan liar seperti monyet. Namun karena curiga, mereka mendatangi sumber suara tersebut.

    Sesampainya di lokasi, korban tidak ditemukan. Rekan korban hanya mendapati senter milik Jauhari dalam kondisi masih menyala dan mengapung di pinggir sungai. Mengingat kawasan Sungai Limbung dikenal sebagai habitat buaya, korban diduga kuat diserang predator tersebut. Kejadian itu kemudian segera dilaporkan ke Kantor SAR Pangkalpinang.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, membenarkan adanya laporan kondisi membahayakan manusia tersebut. Ia mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan satu tim rescue ke lokasi kejadian setelah menerima informasi dari masyarakat.

    “Begitu laporan kami terima, tim langsung kami berangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian,” ujar Mikel.

    Tim SAR gabungan yang tiba di lokasi langsung melakukan koordinasi dengan masyarakat setempat dan melaksanakan pencarian. Mikel menjelaskan, upaya pencarian telah dilakukan sejak malam hari dengan memanfaatkan drone thermal.

    “Pencarian semalam kami maksimalkan menggunakan drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban maupun predator yang diduga menerkam korban, namun hasilnya masih nihil,” jelasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia menambahkan, operasi pencarian menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi sungai yang memiliki banyak anak sungai serta potensi keberadaan hewan buas di sekitar lokasi kejadian, sehingga diperlukan kewaspadaan tinggi bagi seluruh personel di lapangan.

    “Pagi ini pencarian kembali dilanjutkan bersama Tim SAR Gabungan. Semoga korban dapat segera ditemukan,” tutup Mikel.

    Mungkin Suka Ini juga:
    BREAKING NEWS: Truk Bermuatan Beras Terlibat Kecelakaan di Tanjakan Jelutung 1, Pengendara Motor Meninggal Dunia

    BREAKING NEWS: Truk Bermuatan Beras Terlibat Kecelakaan di Tanjakan Jelutung 1, Pengendara Motor Meninggal Dunia

    Nelayan Sungailiat Sebut, Tongkang Yang Tabrak Perahu Mereka ada Tulisan AN dan BATAM

    Nelayan Sungailiat Sebut, Tongkang Yang Tabrak Perahu Mereka ada Tulisan AN dan BATAM

    Kapal Tertahan Air Surut, Nyawa ABK Diselamatkan Lewat Operasi Medevac Tim SAR

    Kapal Tertahan Air Surut, Nyawa ABK Diselamatkan Lewat Operasi Medevac Tim SAR

    Jalur Pelabuhan Pangkalbalam Tertutup Kapal Kandas, 253 Penumpang KM Sewindu Dievakuasi Tim SAR

    Jalur Pelabuhan Pangkalbalam Tertutup Kapal Kandas, 253 Penumpang KM Sewindu Dievakuasi Tim SAR

    Sempat Hilang Semalaman di Perairan Rambak, Nelayan 59 Tahun Ditemukan Selamat

    Sempat Hilang Semalaman di Perairan Rambak, Nelayan 59 Tahun Ditemukan Selamat

    Tabrakan Beruntun di Simpang Jongkong Koba, Sepeda Motor Ringsek Dihantam Dua Mobil

    Tabrakan Beruntun di Simpang Jongkong Koba, Sepeda Motor Ringsek Dihantam Dua Mobil