Cari Timah Gunakan Cangkul dan Sekop, Dua Warga Pemali Meninggal Tertimbun Longsor

    Foto: Proses evakuasi jenazah korban di eks tambang Pondi Pemali.(int)

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Warga Kecamatan Pemali IR (40) dan HD (40) meninggal dunia akibat tertimpa tanah longsor di eks tambang timah, Rabu (23/6/2021).

    Keduanya mencoba mencari biji timah di eks tambang Pondi bersama dengan empat orang rekannya yang lain sekitar pukul 02.00 WIB.

    Keenam nya melakukan pekerjaannya mulai dari dini hari dengan menggunakan alat tradisional seperti cangkul, sekop dan alat pencuci timah manual.

    Dalam aksinya, dua orang bertugas menunggu diatas untuk mengawasi lingkungan sekitar, dua orang mencari timah dan dua lagi untuk mencuci pasir timah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kapolsek Pemali, Ipda Reza Irawan seizin Kapolres Bangka, AKBP Widi Haryawan mengatakan kejadian tanah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

    “Jam 5 pagi tdladi kami baru mendapat laporan dari warga telah terjadi tanah longsur di lokasi eks tambang pondi. Dari laporan itu, kami langsung menuju lokasi,” ungkapnya.

    Ia mengatakan selain dua orang meninggal, dua orang lainnya luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

    “Dua orang korban meninggal dunia sudah kita temukan tadi sekitar jam 9 pagi tadi. Satunya langsung dibawa pulang ke rumah yangbtak jauh dari lokasi, satu lagi dibawa ke puskesmas Pemali untuk di otopsi. Sementara dua orang yang luka dibawa ke rumah sakit Medika Stania,” terang Reza.(red)

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Kamuflase Upah Lebur Timah Smelter Kawasan Industri Jelitik, Punya Siapa yang Dilebur?

    Kamuflase Upah Lebur Timah Smelter Kawasan Industri Jelitik, Punya Siapa yang Dilebur?

    Pembagian Upah Pungut Pajak Sudah Sesuai Aturan

    Pembagian Upah Pungut Pajak Sudah Sesuai Aturan

    BPPKAD Bangka Tempat Basah ada Upah Pungut Pajak, Hariyadi : Soal Aturan itu Dapur, tidak Untuk Dipublikasi

    BPPKAD Bangka Tempat Basah ada Upah Pungut Pajak, Hariyadi : Soal Aturan itu Dapur, tidak Untuk Dipublikasi

    Ternyata Besar Juga PAD Kabupaten Bangka dari PPJ, Setiap Beli Token Listrik Kena Pajak Sepuluh Persen

    Ternyata Besar Juga PAD Kabupaten Bangka dari PPJ, Setiap Beli Token Listrik Kena Pajak Sepuluh Persen

    Tambang Inkonvensional Bekerja Didalam Alur Muara Jelitik, Ketua Formanpis: Kita Bukan Superman, Minta Ditertibkan

    Tambang Inkonvensional Bekerja Didalam Alur Muara Jelitik, Ketua Formanpis: Kita Bukan Superman, Minta Ditertibkan

    Digiring Ke Mobil Tahanan Andi Kusuma Teriak : Saya Dikriminalisasi, Kembalikan Uang Saya

    Digiring Ke Mobil Tahanan Andi Kusuma Teriak : Saya Dikriminalisasi, Kembalikan Uang Saya

      Ikuti kami di Facebook