Belum Menyumbang PAD, Iskandar Sidi Sebut PDAM Tirta Bangka Usaha Air Sipatnya Cair

    BANGKA. INTRIK.ID – Sudah lama beroperasi PDAM Tirta Bangka belum menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Mengenai hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Iskandar Sidi mengatakan PDAM usaha air sifatnya cair.

    Demikian Iskandar Sidi menyebutkan salah satu Perusahaan Daerah ( PDAM Tirta Bangka – red ) usai menghadiri pertemuan APTIN, Pemkab Bangka dan wartawan, Rabu ( 17/3/2021) siang di Rumah Makan Pangeran Sungailiat.

    “Oya namanya PDAM usaha air sipatnya cair, kita harus maklumi  karena usaha air kadang lancar kadang tidak. Karena penampung air terkendala, saluran dan aliran air masih banyak belum dialiri,” ungkapnya.

    Ditanya apakah kinerja PDAM Tirta Bangka sudah maksimal ?

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kalau kita kata Kinerja PDAM sudah maksimal, saya fikir setiap usaha apa pun belum maksimal, saya sudah lama  berkordinasi mengenai perkembangan PDAM baik dengan direktur yang lama,” jawab Iskandar Sidi.

    Ditanya lagi, apakah keberadaan PDAM Tirta Bangka untuk menyumbang PAD atau sosial?

    “Pertama PDAM untuk memenuhui panggilan rakyat , dengan adanya perda karena PDAM Perusahaan Daerah ( Perumda ) harapan menyumbang PAD. Karena modal Perumda APBD dan sumbangan pemerintah pusat, tapi kenyataannya kita harap maklum,” pungkasnya.

    Pemberitaan sebelumnya, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah ( DPPKAD ) Kabupaten Bangka Iwan Hindani mengatakan belum ada kontribusi Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirta Bangka terhadap Pendapat Asli Daerah ( PAD ).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Hal tersebut disampaikan Iwan Hindani saat dihubungi INTRIK.ID melalui sambungan telepon, Rabu ( 3/3/2021) pagi.

    “PDAM Tirta Bangka belum ada kontribusi untuk menyumbang PAD. Kalau tidak salah ada Perbub mengatur tentang PDAM tersebut. Soal masuk PAD nanti kita pelajari dulu Perbubnya seperti apa, lebih jelas coba hubungi direktur  PDAM, apa yang menyebab mereka tidak bisa berkontribusi menyumbang PAD,” kata Iwan Hindani.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Perpanjangan HGU Kebun Sawit Syarat Utama ada Kebun Plasma, Plasma Butuh CPCL, Bupati Menetapkan CPCL Siapa Punya Peran Penting

    Perpanjangan HGU Kebun Sawit Syarat Utama ada Kebun Plasma, Plasma Butuh CPCL, Bupati Menetapkan CPCL Siapa Punya Peran Penting

    Mat Makan Duren ke Singapura Yo !

    Mat Makan Duren ke Singapura Yo !

    Kelakar Mat dan Gad  : ” Ketangkep Nyelundup Pasir Timah Banyak, Tapi Jarang Sampai Sidang ok”

    Kelakar Mat dan Gad : ” Ketangkep Nyelundup Pasir Timah Banyak, Tapi Jarang Sampai Sidang ok”

    Mempersempit Ruang Kejahatan Pajak melalui Perluasan Basis Pajak  di Tengah Dinamika Global

    Mempersempit Ruang Kejahatan Pajak melalui Perluasan Basis Pajak di Tengah Dinamika Global

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

      Ikuti kami di Facebook