Algafry Datangkan Konsultan dari Korea Selatan Untuk Atasi Banjir

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Bupati Bangka Tengah, Algafry kedatangan Konsultan dari Korea Selatan Lee Kun Hwa, di ruang kerjanya, Kamis (4/8/2022).

    Kedatangan konsultan tersebut untuk membahas perihal rencana penanganan banjir di wilayah Kabupaten Bangka Tengah.

    Algafry menyampaikan bahwa Kabupaten Bangka Tengah akan menjadi salah satu pilot project penanganan banjir di Babel.

    Setelah pertemuan ini, maka selama 14 bulan ke depan akan dilakukan peninjauan terkait apa-apa saja yang akan dibutuhkan dalam penanganan banjir di Pulau Bangka dan di Bangka Tengah secara khusus.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Dengan adanya kedatangan konsultan banjir dari Korea Selatan ini, kami merasa sangat terbantu dan kami juga berterima kasih kepada tim Balai Wilayah Sungai Babel,” ucap Algafry.

    Dirinya berharap, semoga apa yang telah direncanakan ini bisa memberikan yang terbaik untuk Bangka Tengah dalam hal pengendalian banjir.

    Lanjut dia, di Kabupaten Bangka Tengah ada beberapa lokus (lokasi fokus) penanganan banjir seperti di sekitaran Sungai Berok Koba, Pangkalanbaru, Sungaiselan serta beberapa wilayah di Kecamatan Lubuk Besar.

    “Intinya, seluruh wilayah akan ditinjau untuk melihat daerah-daerah yang memang rentan terjadinya banjir sekaligus menemukan solusinya,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menurut Algafry, setelah peninjauan selama 14 bulan, tentu akan ada action (aksi-red) yang dilakukan untuk melihat apa-apa saja infrasturktur yang akan dibangun kedepannya.

    “Semoga ini dapat menjadi awal perubahan yang signifikan di Bangka Tengah dalam menangani masalah banjir yang memang sudah ada sejak tahun 2013 lalu di sejumlah wilayah,” sambungnya.

    Sementara itu, Kasi Perencanaan dan Program Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung, Huda Bachtiar mengatakan, kegiatan peninjauan penanggulangan banjir tersebut memang baru akan dimulai pada Agustus ini.

    “Penanganan banjir ini memang perlu diantisipasi atau ditanggulangi secara terintegrasi dari hulu ke hilir,” ucap Huda mendampingi konsultan penanganan banjir dari Korea Selatan, Lee Kun Hwa.

    Dia menuturkan, Bangka Tengah menjadi Kabupaten prioritas dalam kajian penanganan banjir di Bangka Belitung.

    Lanjut dia, kajian terkait penanganan banjir ini dilandasi karena adanya peristiwa banjir besar yang menerpa Kota Pangkapinang beberapa tahun lalu.

    “Jadi sebelumnya, Bangka Belitung ini memang telah menjadi salah satu percontohan untuk penangan banjir secara terintegrasi yang memang merupakan program kerjasama antara Kementerian PUPR RI dengan Korea Selatan,” tutupnya. (erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Borong 9 Medali di Kejurprov, Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum Porprov 2026

    Borong 9 Medali di Kejurprov, Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum Porprov 2026

    Erlina Borong Tiga Medali untuk Bangka Tengah, Buktikan Semangat Bertanding Tak Kenal Usia

    Erlina Borong Tiga Medali untuk Bangka Tengah, Buktikan Semangat Bertanding Tak Kenal Usia

    Farli Pecahkan Kebuntuan, Sumbang Emas Pertama Bangka Tengah di Kejurprov Panahan Babel

    Farli Pecahkan Kebuntuan, Sumbang Emas Pertama Bangka Tengah di Kejurprov Panahan Babel

    25 Atlet Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum di Kejurprov Babel 2026

    25 Atlet Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum di Kejurprov Babel 2026

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah