
INTRIK.ID, BABEL – Keramaian tiga hari di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang ternyata bukan sekadar soal hiburan. Di balik panggung dan ramainya pengunjung, 119 pelaku UMKM berhasil membukukan transaksi mendekati Rp1 miliar selama Explore Babel 2026.
Angka tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam penutupan Explore Babel 2026 yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung, Minggu (30/8/2026) malam.
Selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 Agustus 2026, ratusan pelaku UMKM mengisi area kegiatan yang mengusung tema “Harmoni Serumpun Sebalai Menuju Babel Berdaya dan Berkelanjutan”.
Tak hanya UMKM yang berada di dalam area kegiatan, BI juga merangkul pedagang yang berada di sekitar lokasi.
Hasilnya, perputaran ekonomi terasa langsung di tengah masyarakat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi untuk menggerakkan potensi ekonomi daerah.
“Bank Indonesia senantiasa mengajak seluruh mitra strategisnya untuk terus siap bersinergi, berkolaborasi, serta berkoordinasi sebagai wujud nyata kiat bersama dalam mencintai Bangka Belitung,” ujar Rommy.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendorong berbagai potensi Babel agar sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Jika angka tiga hari tersebut terlihat besar, dampak rangkaian Explore Babel 2026 ternyata jauh lebih luas.
Sejak rangkaian kegiatan dimulai pada April 2026, BI bersama mitra strategisnya telah menghadirkan lebih dari 600 UMKM.
Total transaksi dari seluruh rangkaian tersebut bahkan mencapai Rp3,5 miliar.
Artinya, Explore Babel tidak hanya menciptakan keramaian selama main event di Alun-Alun Taman Merdeka. Program ini telah menjadi ruang promosi dan transaksi bagi ratusan pelaku usaha sejak beberapa bulan sebelumnya.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menilai tema yang diusung Explore Babel tahun ini bukan sekadar slogan.
Menurutnya, semangat tersebut terlihat dari interaksi, transaksi, kolaborasi hingga antusiasme masyarakat sepanjang kegiatan.
“Mari kita terus bergandengan tangan, berkolaborasi, dan berinovasi untuk mendukung peningkatan geliat perekonomian di wilayah Bangka Belitung khususnya melalui sektor UMKM, ekonomi kreatif, dan ekonomi sektor pariwisata sebagai pilar utama penggerak perekonomian daerah,” ujar Hidayat.
Pernyataan tersebut sekaligus menempatkan UMKM, ekonomi kreatif dan pariwisata sebagai sektor yang dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi Babel.
Hari terakhir Explore Babel 2026 diawali dengan QRIS Fun Run yang diikuti lebih dari 1.000 peserta.
Kemudian, agenda berlanjut dengan Money Talk yang menghadirkan Ketua DEKRANASDA Babel Noni Hidayat Arsani, Ketua PIPEBI Babel Clartje SE Awule, serta Ketua Istri Pegawai OJK Babel Serli Eko.
Pada malam penutupan, panggung Explore Babel juga menghadirkan fashion show yang menampilkan UMKM wastra unggulan Bangka Belitung.
Kemeriahan kemudian ditutup dengan penampilan penyanyi nasional Budi Doremi.
Namun, di balik hiburan tersebut, ada angka yang justru menjadi catatan paling penting dari tiga hari pelaksanaan.
Dan jika dihitung sejak rangkaian Explore Babel dimulai pada April, lebih dari 600 UMKM telah terlibat dengan total transaksi mencapai Rp3,5 miliar.
Angka itu menunjukkan bahwa Explore Babel tidak berhenti sebagai panggung hiburan.
Ia menjadi ruang bertemunya produk lokal, konsumen dan peluang ekonomi—dengan UMKM ditempatkan sebagai salah satu penggerak utama ekonomi Bangka Belitung.