Wacana Penggabungan Kemendikbud dan Ristek, DPD RI Ingatkan Pernah Gagal

    Foto: Wakil Ketua DPD RI, Sultan Najamuddin.(ist)

    JAKARTA, INTRIK.ID — Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin menanggapi kebijakan pemerintah melebur fungsi Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

    Ia mengatakan kebijakan tersebut pernah dilakukan dan hasilnya justru tidak efektif.

    “Kita punya pengalaman di masa lalu terhadap penggabungan kedua kementerian tersebut. Dan hasilnya justru tidak efektif dan maksimal. Dan pada akhirnya fungsi ristek dikembalikan lagi ke Kementerian Ristek dan fungsi pendidikan juga dikembalikan ke Kementerian Dikbud”, ujarnya, Sabtu (10/4/2021).

    Senator muda asal Bengkulu tersebut mengatakan wacana penggabungan ini mesti dipertimbangkan ulang karena akan melemahkan fungsi kedua lembaga.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Riset dan inovasi adalah kata kunci dalam kemajuan sebuah negara. Maka kita harus membaca konsekuensinya secara efektif dan tidak boleh hanya dinilai dari segi efisiensi saja. Sebab dua lembaga yang disatukan memiliki dampak. Apakah keduanya menjadi lebih kuat atau terjadinya kanibal yang membuat hanya salah satu fungsi yang berjalan, bahkan bisa jadi keduanya menjadi lemah. Nah pemerintah harus benar-benar memahami akibatnya”, tegas Sultan.

    Ia menegaskan bahwa kebijakan itu juga mesti berpijak dari data hasil riset yang harus dipertanggung jawabkan secara keilmuan (ilmiah).

    “Saat ini berapa banyak kebijakan yang memiliki basis keilmuan dari proses sebuah riset. Atau sebaliknya, berapa banyak riset yang dilakukan dan berdampak kepada kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang selanjutnya akan mempengaruhi cara pandang serta cara hidup manusia?”, tanyanya.

    Mantan wakil Gubernur Bengkulu tersebut juga menyinggung mengenai keinginan Indonesia untuk menjadi negara yang memiliki daya saing secara global. Menurutnya hal tersebut bisa tercapai dengan kekuatan daya inovatif berbasis riset. Tanpa riset yang kuat, ia pesimis Indonesia dapat bersaing secara global.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Misi dalam daya saing secara global bisa diwujudkan dengan upaya meningkatkan literasi ilmu pengetahuan dan tekhnologi, meningkatkan kapasitas dan kompetensi, serta membangun riset yang menyentuh secara substansi terhadap persoalan-persoalan kebangsaan yang ada. Baik itu dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik”, tandasnya.

    Sultan juga menyampaikan bahwa Kementerian Dikbud dan Ristek adalah dua lokus yang sangat fundamental dalam membangun kehidupan generasi Indonesia dimasa yang akan datang.

    “Cara merubah kehidupan bangsa Indonesia yang paling tepat adalah melalui pembenahan dunia pendidikan kita. Karena didalamnya kita bertanggung jawab kepada sumber daya utama dalam kemajuan bangsa yaitu Sumber Daya Manusia. Tidak ada satupun negara maju di dunia yang sistem pendidikan dan risetnya lemah. Sebab, pendidikan merupakan investasi utama yang jangka panjang bagi kehidupan suatu negara. Maka saya berharap bahwa penyatuan dua kementerian ini tidak merubah arah cita-cita kita agar Indonesia dapat menjadi lebih baik”, tutupnya.

    Adapun keputusan peleburan kementerian tersebut disetujui setelah DPR mendapat Surat Presiden No. R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian. Selain penggabungan kementerian, surat itu juga mengajukan pembentukan Kementerian Investasi.(*)

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    PT DAK Siap Tangani Docking Kapal ASDP Batam

    PT DAK Siap Tangani Docking Kapal ASDP Batam

    PT Timah Tbk Raih Penghargaan PROPER Emas dan Hijau

    PT Timah Tbk Raih Penghargaan PROPER Emas dan Hijau

    Bareskrim Polri Datangi Rumah Asui

    Bareskrim Polri Datangi Rumah Asui

    Selama Dua Hari, PT Timah Rutin Kunjungi Organisasi Pers dan Media Bangka Belitung

    Selama Dua Hari, PT Timah Rutin Kunjungi Organisasi Pers dan Media Bangka Belitung

    Siaga Bencana, Ini Hotline Damkar PT Timah

    Siaga Bencana, Ini Hotline Damkar PT Timah

    PT Timah Raih Penghargaan TOP Digital Corporate Brand Award 2026

    PT Timah Raih Penghargaan TOP Digital Corporate Brand Award 2026