Usai Laksanakan Kejurcab Tapak Suci, Algafry: Uji Mental

    Caption: Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman bersama peserta kejurcab Tapak Suci.

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Puluhan pendekar muda mengikuti Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Tapak Suci se-Kabupaten Bangka Tengah yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu kemarin.

    Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menekankan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya memotivasi para pendekar untuk meniti jenjang karier yang lebih tinggi di dunia pencak silat.

    “Alhamdulillah kemarin tapak suci sudah mengadakan Kejurcab yang merupakan bagian penting untuk menghasilkan atlet-atlet yang berbobot secara internal. Selain membangkitkan kesegaran jasmani dan rohani, kematangan mereka juga diuji, termasuk mental dan nyali,” ujarnya di Koba, Senin (22/12/2025).

    Bupati Bangka Tengah mengaku bangga melihat antusiasme peserta yang mencapai 87 atlet.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Semangat teman-teman sangat luar biasa. Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan seperti ini,” tambahnya.

    Disis lain, Ketua Pelaksana Kegiatan, Juniardo, mengungkapkan bahwa antusiasme siswa di Bangka Tengah jauh melampaui ekspektasi panitia. Dari target awal 50 peserta, tercatat lebih dari 80 atlet, termasuk ofisial dan pendukung teknis, yang berpartisipasi.

    “Peserta berasal dari tingkat SD, SMP, hingga kategori umum. Kompetisi ini dibagi menjadi tiga kategori usia, yakni usia dini, pra-remaja, dan remaja. Para pemenang akan menerima medali, trofi juara, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka,” jelas Juniardo.

    Kejurcab ini bukan akhir dari perjalanan para atlet. Juniardo menjelaskan bahwa ajang tersebut menjadi sarana seleksi dan pemanasan sebelum mengikuti kompetisi yang lebih besar.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Target kami, para pemenang akan dikirim mengikuti Open Tournament Piala Kelapa di Sungailiat. Ini juga menjadi tahapan seleksi atlet dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) mendatang,” ungkapnya.

    Saat ditanya mengenai peta persaingan di Bangka Belitung, Juniardo tetap optimistis meski mewaspadai kekuatan dari daerah lain.

    “Persiapan cabang olahraga pencak silat di Bangka Tengah cukup baik. Untuk lawan yang perlu diantisipasi, kemungkinan berasal dari Kota Pangkalpinang,” tutupnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    Bupati Bangka Tengah Dorong Revisi RTRW, Siapkan Tata Ruang Baru untuk Cegah Banjir dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi

    Bupati Bangka Tengah Dorong Revisi RTRW, Siapkan Tata Ruang Baru untuk Cegah Banjir dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi