Unggas Sejahtera Kian Berkembang

    INTRIK.ID, KARIMUNPT Timah (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program pengembangan sektor peternakan. Hal ini merupakan langkah perusahaan untuk mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

    Kali ini, perusahaan mendukung Kelompok Unggas Sejahtera di Desa Sawang Laut Kobel, Kecamatan Kundur Barat, dalam mengembangkan usaha peternakan ayam yang kini mulai memberikan dampak ekonomi bagi warga.

    Ketua Kelompok Unggas Sejahtera, Alizan, mengatakan sejak tahun 2025 PT Timah mereka dibina PT Timah untuk mengembangkan peternakan ayam bersama empat anggota kelompoknya.

    “Sejak awal kami dibantu PT Timah mulai dari kandang, bibit ayam dan pembinaan. Semula hanya ada 200 bibit kemudian terus berkembang menjadi 400 ekor. Sekarang kami mulai pengembangan pembibitan mandiri,” katanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menurutnya, PT Timah telah memberikan berbagai bantuan, mulai dari bibit ayam, pembangunan kandang, hingga penyediaan peralatan.

    Namun, kendala harga pakan yang meningkat membuat jumlah ternak sempat berkurang. Meski demikian, usaha tersebut tetap berjalan berkat dukungan berkelanjutan dari PT Timah.

    Untuk itu, mereka juga mendapatkan dukungan peralatan pembuatan pakan sehingga mereka bisa memproduksi pakan sendiri dan bisa mengurangi biaya operasional.

    “Dari awal PT Timah sudah membantu kandang, bibit, sampai mesin pakan dan mesin penetas. Bahkan sekarang kami sudah bisa menghasilkan bibit sendiri, jadi tidak selalu membeli dari luar,” jelasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain peternakan unggas, di kawasan tersebut juga dikembangkan berbagai sektor lain berbasis pemberdayaan, seperti budidaya ikan, produksi terasi, hingga pertanian hidroponik. Hal ini menjadikan kawasan tersebut sebagai lokasi terpadu pemberdayaan masyarakat binaan PT Timah.

    Alizan mengakui, program ini telah memberikan manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi anggota kelompok, yang sebagian juga berprofesi sebagai nelayan.

    “Alhamdulillah, dari peternakan ini kami mendapatkan tambahan penghasilan. Permintaan ayam dan telur juga cukup tinggi,” katanya.

    Dirinya berharap, PT Timah dapat terus mendukung mereka dalam mengembangkan usaha ini sehingga kelompok mereka dapat terus berkembang dan mandiri.

    “Kami berharap ke depan bisa terus didukung, terutama untuk pengembangan mesin pelet pakan agar bisa lebih mandiri,” tambahnya.

    Program pemberdayaan ini menjadi bagian dari komitmen PT Timah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah operasional perusahaan. (*)

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    149 Ribu Jam Belajar dalam Setahun, PT Timah Siapkan Regenerasi Pemimpin dari Dalam Perusahaan

    149 Ribu Jam Belajar dalam Setahun, PT Timah Siapkan Regenerasi Pemimpin dari Dalam Perusahaan

    Dari 500 Benih hingga Panen Ratusan Kilo, Nelayan Sawang Laut Bangun Harapan Baru Lewat Kakap Putih

    Dari 500 Benih hingga Panen Ratusan Kilo, Nelayan Sawang Laut Bangun Harapan Baru Lewat Kakap Putih

    Hubungan Industrial Baru PT Timah Dimulai, PKB 2026-2028 Resmi Ditandatangani

    Hubungan Industrial Baru PT Timah Dimulai, PKB 2026-2028 Resmi Ditandatangani

    Dari Nol hingga Punya Identitas Sendiri, Rumah Batik Kundur Bangun Harapan Baru Ekonomi Kreatif

    Dari Nol hingga Punya Identitas Sendiri, Rumah Batik Kundur Bangun Harapan Baru Ekonomi Kreatif

    PT Timah Raih Penghargaan Nasional, Dinilai Sukses Bangun Reputasi dan Dampak Media Positif

    PT Timah Raih Penghargaan Nasional, Dinilai Sukses Bangun Reputasi dan Dampak Media Positif

    Bangun Tata Kelola Bersih, PT Timah Gencarkan Edukasi Anti Penyuapan

    Bangun Tata Kelola Bersih, PT Timah Gencarkan Edukasi Anti Penyuapan