Tokoh Agama Bateng Tolak Pernyataan Mehoa Untuk Bentuk Asosiasi Arak

    Foto: ist

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pernyataan Ketua DPRD Bangka Tengah, Mehoa yang mendorong pemerintah daerah untuk membentuk asosiasi produsen arak ditentang oleh tokoh agama setempat.

    Salah satunya, Ustadz Huzaifah. Ia mengatakan pernyataan tersebut seharusnya tidak perlu dilontarkan karena akan menjadi polemik ditengah masyarakat.

    “Kalau sampai dibuat asosiasi saya rasa tidak perlu dan akan mengakibatkan gejolak dimasyarakat,” ucapnya kepada intrik.id, Jumat (9/9/2022).

    Menurutnya, pernyataan Mehoa terlalu memberikan gejolak baru untuk masyarakat Bangka Tengah yang sekarang memang sedang bergejolak.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Sekarang masyarakat sedang sensitif, jangan ditambah lagi,” ungkap Huzaifah.

    Ia menjelaskan, selama ini arak tidak pernah menjadi masalah di Bangka Belitung ini lantaran sikap toleransi yang sangat tinggi dilakukan oleh masyarakat.

    “Gak ada yang larang, selama ini arak yang digunakan umat lain untuk beribadah, obat, budaya dan ritual lainnya asal tidak dijual bebas dan lainnya. Sama kayak minuman beralkohol juga. Yang jadi masalah, kalau arak legal otomatis yang lain legal,” jelasnya.

    “Kalau islam larang semua, minuman beralkohol dan memabukan tidak boleh. Tapi ada toleransi yang tinggi antar umat beragama lainnya. Tidak akan jadi masalah selama itu dilakukan secara pribadi agama lain, diam-diam dan tidak diperjualbelikan secara bebas. Jika terjadi maka dalam hukum islam kita wajib bertindak,” pungkasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Huzaifah menegaskan, dirinya sangat menolak jika dibentuk asosisasi produsen arak dan yang sejenisnya.

    “Saya sangat menolak ada pembentukan asosiasi produsen arak, pabrik minuman beralkohol dan lainnya. Pakai yang lama aja, arak masih bisa dikonsumsi umat lain dan tidak diproduksi dalam jumlah besar agar saling menjaga toleransi kita selama ini demi menjaga adat, toleransi, gejolak dimasyarakat dan keamanan bersama,” tegasnya.

    Huzaifah berharap, ini tidak menjadi ketersinggungan di masyarakat karena isu ini terlalu sensitif.

    “Kita kurangilah gejolak dimasyarakat. Saya tidak mau menyinggung siapapun atau umat manapun. Saya mohon maaf jika ada kata yang salah. Pastinya saya berharap kita semua selalu rukun seperti yang sekarang ini,” tutupnya. (Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Desa Batu Belubang Darurat Narkoba, Kades Desak PT Timah dan Aparat Lakukan Sweeping di Area Tambang

    Desa Batu Belubang Darurat Narkoba, Kades Desak PT Timah dan Aparat Lakukan Sweeping di Area Tambang

    Camat Sungai Selan Kritik PT Timah: Jangan Sampai Rapat PPM Hanya Seremonial!

    Camat Sungai Selan Kritik PT Timah: Jangan Sampai Rapat PPM Hanya Seremonial!

    PT Timah dan Pemkab Bangka Tengah Sinkronkan RIPPM dengan RPJMD

    PT Timah dan Pemkab Bangka Tengah Sinkronkan RIPPM dengan RPJMD

    Pembaharuan RIPPM, PT Timah Kolaborasi dengan Pemda hingga Masyarakat Bangka Tengah

    Pembaharuan RIPPM, PT Timah Kolaborasi dengan Pemda hingga Masyarakat Bangka Tengah

    BAZNAS Bangka Tengah Bantu 25 Anak Stunting

    BAZNAS Bangka Tengah Bantu 25 Anak Stunting

    Pemkab Bangka Tengah Siapkan Rp2,5 Miliar Hadapi Porprov 2026

    Pemkab Bangka Tengah Siapkan Rp2,5 Miliar Hadapi Porprov 2026