
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Minat baca di Bangka Tengah masuk dalam kategori rendah. Hasil survey yang dilakukan Dinas Kearsipan bersama Badan Pusat Statistik, minat baca di Negeri Selawang Segantang itu hanya 39,61 persen.
Dari survey tersebut juga masyarakat malas membaca karena kurangnya fasilitas yang memadai dan sedikitnya ketersediaan buku.
Berdasarkan data tersebut, pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berinisiatif membangun perpustakaan daerah dengan fasilitas yang memadai setinggi empat lantai.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan gedung perpustakaan hanya dikunjungi segelintir masyarakat saja karena fasilitas yang belum sesuai standar gedung perpustakaan yang seharusnya.