
“Kalau mau tingkatkan minat baca, kita harus sediakan tempat yang representatif dan nyaman serta fasilitas yang nyaman, agar masyarakat betah berlama-lama di gedung perpustakaan,” ucap Algafry kepada intrik.id, Selasa (23/5/2023).
Ia mengakui selama ini perpustakaan daerah sebelumnya kurang memadai dimana merupakan gedung peninggalan zaman belanda.
“Kalau fasilitas kurang, buku juga kurang, orang juga agak kurang mau ke perpustakaan. Tapi kalau bagus, ya orang bukan hanya membaca, tapi bisa bermain dan berlibur di perpustakaan,” ungkap Algafry.
Untuk itu, ia menyambut gembira adanya Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diberikan ke Bangka Tengah melalui perpustakaan nasional untuk membangun gedung perpustakaan 4 lantai yang akan dibangun di lahan ex PT. Kobatin.