Teluk Kelabat Dalam Sering Ditambang, Erzaldi Minta Sebagian IUP PT Timah

    Foto: Gubernur Babel, Erzaldi Rosman bersama Kapolda Babel.(ist)

    INTRIK.ID, BABEL — Pemerintah Provinsi Bangka Belitung meminta PT Timah untuk memberikan sebagian IUPnya untuk diberikan kepada masyarakat penambang.

    Hal itu diungkapkannya saat rapat koordinasi bersama dengan pihak PT Timah dengan pemkab bangka dan bangka barat di Ruang Pertemuan Angkasa Pura II Bandara HAS Hanandjoeddin, Belitung, Kamis (14/10/2021).

    Permintaan itu untuk menghentikan tambang liar di Perairan Teluk Kelabat Dalam yang masih saja terjadi. Padahal sebelumnya, telah disepakati pada rapat koordinasi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Babel, bahwa kawasan yang berada di luar IUP PT Timah berdasarkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau – Pulau Kecil (RZWP3K), merupakan kawasan budidaya tangkap, perikanan, pelabuhan, dan pariwisata.

    Dalam kesempatan itu Erzaldi menegaskan bahwa pada kawasan tersebut akan dicanangkan konservasi budidaya rumput laut dan ikan kerapu. Sehingga ia meminta agar kawasan tersebut bersih dari pertambangan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kalau semisalnya kita menghentikan kegiatan tersebut tanpa memberikan alternatif pekerjaan bagi mereka itu tidak akan memecahkan masalah. Jadi jika di kawasan IUP PT Timah, berbagilah kepada masyarakat. Selanjutnya timahnya silakan jual ke PT Timah,” ungkapnya.

    Di sisi lain, ia juga tegaskan baik kepada PT Timah maupun pengusaha pertambangan, agar segera memberikan sumbangsih terhadap lingkungan dan sosial saat paska tambang.

    “Intinya kami berkeinginan agar masyarakat yang berada di lokasi ini harus menikmati itu terlebih dahulu. Semisalnya selain diberikan insentif namun juga diberikan CSR,” terangnya.

    “Jangan CSR hanya berupa uang, namun bisa berupa pembenahan fasilitas nelayan agar mereka bisa melakukan aktivitas pasca tambang,” tambah Erzaldi.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dalam kesempatan itu, ia juga meminta kepada Danlanal Babel untuk berkoordinasi dengan Panglima TNI terkait titik lokasi rencana pembangunan pelabuhan di kawasan Belinyu.

    “Pelabuhan tersebut rencananya dapat menjadi titik berlabuh kapal dengan bobot 4.000 ton, maka akan ada pengerukan yang masuk di wilayah IUP PT Timah,” tutupnya.

    Selain perwakilan dari PT Timah, turut hadir dalam rapat tersebut wakil bupati bangka dan bangka barat.(*/red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Pergi ke Kebun Tak Kunjung Pulang, Warga Desa Tugang Hilang Misterius, Tim SAR Lakukan Pencarian

    Pergi ke Kebun Tak Kunjung Pulang, Warga Desa Tugang Hilang Misterius, Tim SAR Lakukan Pencarian

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Satukan Buruh, Petani dan Pedagang, Wira Bhakti Nusantara Lahir di Bangka Barat

    Satukan Buruh, Petani dan Pedagang, Wira Bhakti Nusantara Lahir di Bangka Barat

    Belitung Bersiap Mendunia, BI Gaspol Perkuat Pariwisata dan UMKM Usai Dibukanya Rute Internasional

    Belitung Bersiap Mendunia, BI Gaspol Perkuat Pariwisata dan UMKM Usai Dibukanya Rute Internasional