Tak Mau Pakai Masker, Pedagang Di Pasar Kite Sungailiat Disuruh Baca Pancasila

    Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan saat memberi himbauan wajib gunakan masker

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Polres Bangka bagikan ribuan masker kepada masyarakat di Kabupaten Bangka, Kamis (10/9/2020). Namun saat Kapolres Bangka, AKBP Widi Haryawan turun langsung memberikan masker dan sosialisasi di Pasar Kite Sungailiat, salah satu pedagang justru menggerutu.

    “Banyak cengkonek (banyak aturan-red),” ungkapnya pedagang tersebut sembari meninggalkan rombongan.

    Melihat kelakuan pedagang itu, kapolres yang didampingi kabag ops polres bangka langsung menghampirinya untuk memberikan penjelasan lebih.

    “Bapak tolong hargai kami yang ada disini. Bapak jangan bersikap seperti itu. Menggunakan masker ini wajib pak dan ada sanksinya bagi yang melanggar,” terang kapolres.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Setelah ditegur dan diberi arahan, pedagang itupun langsung mengikuti instruksi pemerintah untuk terus menggunakan masker.

    Tak hanya itu, pedagang itu juga diberikan sangsi dengan membacakan Pancasila didepan umum akibat ulahnya yang tidak mematuhi anjuran pemerintah.

    “Ada 42.450 masker yang akan kita bagikan kepada masyarakat di kabupaten bangka dengan tujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 di daerah ini. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di selurh Indonesia,” ungkap Widi.

    Pembagian masker tersebut juga akan terus dilaksanakan hingga beberapa hari kedepan agar masyarakat bangka terbiasa dan taat menggunakan masker saat berada diluar rumah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Bagi yang melanggar dan tidak menggunakan masker untuk sementara waktu kita berikan sanksi sosial seperti sanksi yang tadi kita berikan kepada pedagang, push up, menyanyikan lagu indonesia raya hingga membaca pancasila,” terangnya.

    Saat pembagian masker berlangsung, pedagang dan masyarakat lainnya yang kedapatan tidak menggunakan masker juga langsung diberikan sanksi sosial.(int)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak