
INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Konsep empat sehat lima sempurna sudah tak lagi digunakan dan digantikan dengan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).
Ketua TP PKK Pangkalpinang, Susanti saat ini pihaknya sedang mensosialisasikan hal tersebut melalui kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yang digelar di Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Selasa (14/4/2026).
Melalui pelatihan selama dua hari ini, ia berharap para peserta bisa kembali menyebarkan ilmunya ke kader maupun ibu-ibu di tempatnya masing-masing.
“Para peserta inikan Dasawisma jadi kita harap mereka bisa menyebarluaskan ilmu yang didapat selama pelatihan ke keluarga lainnya,” ungkap Susanti.
Ia mengatakan dalam pelatihan ini, para peserta diminta untuk memahami apa saja yang baik dimakan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarganya.
“Jadi setiap anak atau orang itu berbeda-beda, misalnya anak laki-laki dan perempuan itu berbeda kebutuhannya. Kalau dulu kan yang kita tahu empat sehat lima sempurna,” jelasnya.
Susanti berharap dengan adanya sosialisasi ini gizi anak-anak ataupun generasi muda di Kota Pangkalpinang bisa tercukupi sehingga bisa mewujudkan generasi emas 2045.
“Kita menginginkan gizi anak kita terpenuhi semua, dengan seluruh kebutuhan tubuhnya dipenuhi maka kesehatan maupun daya ingatnya juga berkembang,” tegasnya.