
INTRIK.ID, PANGKALPINANG – Di balik setiap kantong darah yang tersimpan di Unit Transfusi Darah (UTD), ada kisah kepedulian yang sering kali luput dari perhatian. Jumat (12/6/2026), sebanyak 100 pendonor darah sukarela menerima penghargaan dari PMI Kota Pangkalpinang setelah tercatat telah mendonorkan darahnya sebanyak 10 kali.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Balai Besar Betason Kantor Wali Kota Pangkalpinang dan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Pangkalpinang, Gustu AF.
Tak hanya menerima piagam penghargaan, para pendonor juga mendapatkan pin khusus sebagai simbol dedikasi dan kepedulian mereka terhadap sesama. Penghargaan diberikan kepada pendonor dari seluruh golongan darah, mulai dari A, B, AB, hingga O.
Dalam sambutannya, Gustu AF menyampaikan apresiasi kepada para pendonor yang secara konsisten mendonorkan darahnya demi membantu masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan memiliki arti besar bagi pasien yang sedang menjalani perawatan dan membutuhkan transfusi darah.
“Atas nama Pemerintah Kota Pangkalpinang, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendonor darah sukarela. Apa yang dilakukan ini adalah bentuk kepedulian kemanusiaan yang luar biasa,” ujarnya.
Ia mengatakan kebutuhan darah di Pangkalpinang maupun wilayah Bangka Belitung masih cukup tinggi. Karena itu, keberadaan pendonor sukarela menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketersediaan stok darah.
Gustu berharap para penerima penghargaan tidak berhenti pada capaian 10 kali donor darah, melainkan terus melanjutkan aksi kemanusiaan tersebut hingga mencapai puluhan kali donor di masa mendatang.
“Kami berharap para pendonor yang hari ini sudah 10 kali mendonorkan darahnya dapat terus meningkatkan intensitasnya menjadi 25 kali, 50 kali, bahkan lebih. Karena setiap donor darah sangat berarti bagi keselamatan orang lain,” katanya.
Selain itu, ia juga mengajak para pendonor untuk menjadi duta kemanusiaan dengan mengajak keluarga, sahabat, rekan kerja, dan masyarakat lainnya agar turut menjadi pendonor darah sukarela.
“Kebutuhan darah sangat tinggi. Karena itu kami berharap para pendonor dapat mengajak rekan-rekannya untuk ikut menjadi sukarelawan donor darah. Semakin banyak pendonor, semakin banyak pula nyawa yang bisa ditolong,” tambahnya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjut Gustu, mendukung penuh berbagai program PMI yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah secara rutin.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen para pendonor yang telah berulang kali menyumbangkan darah tanpa pamrih. Di balik angka 10 kali donor yang tercatat, tersimpan kontribusi besar dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah, mulai dari korban kecelakaan, pasien operasi, hingga penderita penyakit tertentu.
Melalui penghargaan tersebut, PMI Kota Pangkalpinang berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup dan aksi kemanusiaan yang dilakukan secara berkelanjutan.