Pemkot Pangkalpinang Dukung Program IDAMAN, Juhaini: Jamu Aman Harus Jadi Budaya Masyarakat

    INTRIK.ID, PANGKALPINANGPemerintah Kota Pangkalpinang mengikuti kegiatan Kick Off Program Indonesia Sadar Jamu Aman (IDAMAN) dan Serah Terima Pinjam Pakai Gedung untuk Calon Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang dilaksanakan secara daring, Selasa (9/6/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Smart Room Center (SRC) Kantor Wali Kota Pangkalpinang tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pangkalpinang, Juhaini, bersama perwakilan perangkat daerah terkait.

    Program Indonesia Sadar Jamu Aman (IDAMAN) merupakan inisiatif BPOM dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengonsumsi jamu yang aman, bermutu, dan terjamin kualitasnya. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam melindungi masyarakat dari peredaran produk jamu yang mengandung bahan berbahaya atau tidak memenuhi standar keamanan.

    Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pangkalpinang, Juhaini, mengatakan Pemerintah Kota Pangkalpinang menyambut baik peluncuran Program IDAMAN karena sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan obat tradisional yang aman dan bertanggung jawab.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Jamu merupakan bagian dari warisan budaya bangsa yang sudah digunakan secara turun-temurun. Namun masyarakat juga harus semakin sadar untuk memilih produk jamu yang aman, memiliki izin edar, dan diproduksi sesuai standar yang ditetapkan pemerintah,” ujar Juhaini usai mengikuti kegiatan tersebut.

    Menurutnya, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan produk-produk yang belum jelas keamanan dan legalitasnya.

    “Kami mendukung penuh program ini karena tidak hanya berbicara soal kesehatan, tetapi juga perlindungan konsumen. Kesadaran masyarakat terhadap produk yang aman harus terus ditingkatkan,” katanya.

    Selain peluncuran Program IDAMAN, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan serah terima pinjam pakai gedung untuk calon UPT BPOM sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan obat dan makanan di daerah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Juhaini menilai keberadaan UPT BPOM akan memberikan manfaat besar dalam memperkuat pengawasan produk pangan, obat-obatan, kosmetik, hingga obat tradisional yang beredar di masyarakat.

    “Dengan semakin dekatnya layanan BPOM di daerah, pengawasan terhadap produk yang beredar tentu akan semakin optimal. Ini akan memberikan rasa aman dan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya.

    Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPOM, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang sehat serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih produk yang aman dan berkualitas.

    “Kami berharap Program IDAMAN dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi gerakan bersama sehingga budaya mengonsumsi jamu yang aman, bermutu, dan bermanfaat semakin tumbuh di tengah masyarakat,” tutup Juhaini.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Hadapi Krisis Air Bersih di Musim Kemarau, Pemkot Pangkalpinang dan PDAM Bor Titik Air Baru

    Hadapi Krisis Air Bersih di Musim Kemarau, Pemkot Pangkalpinang dan PDAM Bor Titik Air Baru

    BMKG Prediksi Puncak Kemarau Hingga Oktober, Pemkot Pangkalpinang Bentuk Satgas Gabungan

    BMKG Prediksi Puncak Kemarau Hingga Oktober, Pemkot Pangkalpinang Bentuk Satgas Gabungan

    Tak Ada Toleransi Bagi Pembakar Lahan, Wali Kota Pangkalpinang dan Polisi Hukum Pembakar Hutan

    Tak Ada Toleransi Bagi Pembakar Lahan, Wali Kota Pangkalpinang dan Polisi Hukum Pembakar Hutan

    43 Tahun SMPN 5 Pangkalpinang, Tantangan Melahirkan Generasi Baru di Era Teknologi

    43 Tahun SMPN 5 Pangkalpinang, Tantangan Melahirkan Generasi Baru di Era Teknologi

    Bukan Sekadar Lomba, Senam Anak Pangkalpinang Sehat Jadi Cara Tanamkan Gaya Hidup Sehat

    Bukan Sekadar Lomba, Senam Anak Pangkalpinang Sehat Jadi Cara Tanamkan Gaya Hidup Sehat

    Agustus Jadi Bulan Terparah, 121 Kebakaran Terjadi di Pangkalpinang

    Agustus Jadi Bulan Terparah, 121 Kebakaran Terjadi di Pangkalpinang

      Ikuti kami di Facebook