
SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Warga Lingkungan Jelitik dan Rambak menolak rencana pemerintah untuk melakukan pelebaran jalan tanpa adanya kompensasi ataupun ganti rugi.
Pada sosialisasi di Kantor Lurah Jelitik, Rabu (17/2/2021), warga setempat mempersoalkan terkait teknis pengerjaan dan kompensasi jika lahan dan bangunannya terkena proyek pelebaran jalan itu.
Salah satu warga, Muhammad Syarif mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika pemerintah tidak memberikan ganti rugi ataupun membuat ulang bangunan yang terkena pelebaran.
“Mushola dan pagarnya ini dibiayai oleh swadaya masyarakat, jika nanti kena pelebaran maka tentu kami akan kesulitan lagi untuk membangun ulang,” ungkap pria yang berprofesi sebagai ketua pengasuh Mushola Baiturahman Jelitik itu.