SPBU Layani Pengerit Jerigen, Warga Kesulitan Dapat BBM

    Foto: Salah satu warga saat mengisi BBM di SPBU Kenanga, Sungailiat.(ist)

    INTRIK.ID, BANGKA — Masyarakat keluhkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak atau BBM di Kota Sungailiat beberapa hari terakhir. Bukan hanya jenis Premium saja, namun jenis Pertalite dan bahkan Pertamax juga selalu habis di beberapa SPBU.

    Salah satu warga, Adi mengungkapkan bahwa dirinya harus rela antre dengan para pengerit untuk mengisi BBM untuk kendaraannya.

    “Sekarang bukan cuma Premium saja yang langka tapi Pertalite dan Pertamax juga. Kalaupun ada, kita harus cepat-cepatan dengan para pengerit,” ungkapnya, Jumat (10/12/2021).

    Selain itu, ia juga menyesalkan kepada pengelola SPBU di Sungailiat yang masih melayani pengisian BBM menggunakan jerigen.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “SPBU inikan harusnya untuk kendaraan bermotor, tapi sekarang orang yang pakai jerigen juga dilayani,” sesal Adi.

    Bukan hanya itu, ia juga sering melihat petugas nozel SPBU lebih mendahulukan para pengerit dibandingkan masyarakat umum yang benar-benar ingin mengisi kendaraan.

    “Kadang yang ngisi jerigen ini pakai mobil juga, jadi kita yang dibalakang harus menunggu lama. Makanya kalau sudah sore apalagi malam SPBU sudah sepi karena habis,” terangnya.

    Untuk itu, Adi berharap kepada para petugas SPBU di Sungailiat untuk lebih bijak dan kepada aparat maupun instansi terkait untuk bisa mengambil kebijakan agar kejadian tersebut tidak berlarut-larut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saya tidak tahu bensin mereka (pengerit-red) buat apa, apakah buat dijual lagi (eceran-red) atau buat tambang karena sekarang banyak tambang bermunculan seperti pinggir jalan Merawang,” pungkasnya.(red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Inflasi Babel Tetap Terkendali, Masuk Tujuh Terendah Nasional

    Inflasi Babel Tetap Terkendali, Masuk Tujuh Terendah Nasional

    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    36.100 Mangrove Ditanam PT Timah, Benteng Pesisir Sekaligus Penyerap Emisi Karbon

    36.100 Mangrove Ditanam PT Timah, Benteng Pesisir Sekaligus Penyerap Emisi Karbon

    Pengalaman Reklamasi Jadi Literasi, PT Timah Luncurkan Buku Karya 17 Karyawan

    Pengalaman Reklamasi Jadi Literasi, PT Timah Luncurkan Buku Karya 17 Karyawan

    Jaga Akses Pasar Global, PT Timah Perkuat Penerapan Standar Pertambangan Bertanggung Jawab

    Jaga Akses Pasar Global, PT Timah Perkuat Penerapan Standar Pertambangan Bertanggung Jawab

    Dari Dapur ke Peluang Usaha, PT Timah Latih Ibu-Ibu Nelayan Olah Hasil Laut Bernilai Jual

    Dari Dapur ke Peluang Usaha, PT Timah Latih Ibu-Ibu Nelayan Olah Hasil Laut Bernilai Jual