Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Seorang warga, EY (36) ditemukan meninggal dunia di kawasan tambang timah ilegal Sarang Ikan, Lubuk Besar, Bangka Tengah, Jumat (17/4/2026).

    Warga Desa Nibung, Bangka Tengah itu diduga meninggal setelah tertimpa pipa saat berada di area tambang saat korban bersama rekannya hendak hendak mengambil pipa.

    Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh rekannya, AG yang juga berada di lokasi. Sempat beredar kabar bahwa korban meninggal akibat terjatuh dari pohon saat mencari sinyal telepon.

    Saat ini, jenazah korban telah berada di kamar mayat RSUD Abu Hanifah Bangka Tengah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Lubuk Besar belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

    Sementara itu, Kepala Desa Nibung, Astiar, membenarkan bahwa korban merupakan warganya yang meninggal dunia.

    “Iya benar warga kami, tapi terkait penyebab meninggalnya apa belum tahu. Kami masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Sesak Napas di Puncak Bukit Kejora, Pendaki Pangkalpinang Dievakuasi Tim SAR

    Sesak Napas di Puncak Bukit Kejora, Pendaki Pangkalpinang Dievakuasi Tim SAR

    Lebih 24 Jam Dicari, Warga Lubuk Laut Sidi Akhirnya Ditemukan

    Lebih 24 Jam Dicari, Warga Lubuk Laut Sidi Akhirnya Ditemukan

    Warga Lubuk Laut Bangka Tengah Dilaporkan Hilang, Sudah 24 Jam Belum Ditemukan

    Warga Lubuk Laut Bangka Tengah Dilaporkan Hilang, Sudah 24 Jam Belum Ditemukan

    Dua Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Berdekatan di Bangka Selatan, Tim SAR Bergerak Cepat

    Dua Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Berdekatan di Bangka Selatan, Tim SAR Bergerak Cepat

    Dewan Tak Siap, Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan 4 Raperda Bangka Tengah Tertunda

    Dewan Tak Siap, Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan 4 Raperda Bangka Tengah Tertunda

    Pawai 17 Agustus Lagi-lagi Gunakan Pasar Modern Koba, Pedagang: “Setiap Tahun Diganggu, Tidak Ada Perubahan”

    Pawai 17 Agustus Lagi-lagi Gunakan Pasar Modern Koba, Pedagang: “Setiap Tahun Diganggu, Tidak Ada Perubahan”

      Ikuti kami di Facebook