
Laki dengan tato dibagian tangganya itu mengaku menyesal atas perbuatannya dan meminta maaf kepada seluruh pedagang yang pernah ia palak.
“Saya Roy Sidabuke menyatakan menyesal dan saya bersedia minta maaf kepada setiap tukang sate. Walaupun saya digiring. Dan saya tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi, saya menyesal,” ungkapnya saat berhadapan dengan Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi.