Rayakan HAB ke-79, Kemenag Bangka Tengah Potong Tumpeng

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan Kantor Kementrian Agama Bangka Tengah menggelar upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-79, Jumat (3/1/2025).

    Dengan mengusung tema “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas”, kegiatan yang dilangsungkan di Kantor Kemenag Bangka Tengah itu juga dirayakan dengan potong tumpeng.

    Wakil Bupati Bangka Tengah, Era Susanto mengatakan HAB merupakan hari bersejarah yang mana 79 tahun lalu Kemenag resmi dibentuk dalam kabinet Sjahrir II.

    “Selamat Hari Amal Bakti ke-79, ini adalah momen merefleksikan sikap rendah hati dan nilai-nilai pengabdian luar biasa para pendahulu kita dalam memaknai kehadiran Kemenag,” ujar Era Susanto.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Pada momen ini, ia mengajak semua pihak untuk menciptakan kehidupan yang harmonis, rukun dan meningkatkan toleransi antar sesama.

    “Mari kita satukan langkah kaki, bulatkan niat dan satukan pikiran untuk terus berkhidmat demi agama, bangsa dan negara dengan niat ibadah sesuai dengan kapasitas masing-masing, mari tetap rukun dan menjaga toleransi,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Bateng, Karyawan mengatakan Kemenag memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan masyarakat.

    “Alhamdulillah, ini merupakan peringatan Hari Amal Bakti ke-79 Kemenag RI dengan tema Umat Rukun Menuju Indonesia Emas, artinya bagaimana peran Kementrian Agama di tengah-tengah Indonesia yang plural untuk membina kerukunan masyarakat menuju kemajuan Indonesia emas yang dicita-citakan,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dikatakan Karyawan, dalam menjaga kerukunan, bukan hanya tugas Kemanag, tapi semua pihak.

    “Dalam menjaga dan membina kerukunan ini, bukan hanya peran Kemenag, tapi tugas bersama seluruh anak bangsa, hanya saja Kemenag sebagai agen kerukunan,” tuturnya.

    Karyawan menilai, sejauh ini kerukunan masyarakat Bangka Tengah masih baik dan masalah yang ada masih bisa diselesaikan.

    “Toleransi di Bangka Tengah, alhamdulillah secara umum baik, hanya saja adalah sediki riak-riak, tentu ini hal yang biasa, karena itu artinya masih bisa diselesaikan,” ujarnya.

    Ia juga menghimbau, masyarakat agar bisa menyadari bahwa kita bukanlah negara yang menganut 1 agama, yang artinya harus tetap saling toleransi.

    “Dengan menyadari dan memahami itu, insyaAllah kita bisa membangun Indonesia, ingat bahwa Indonesia tidak bisa diklaim satu kelompok, golongan dan agama,” tandasnya.

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi