
“GRC bukan hanya mengenai kepatuhan, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan proses bisnis berjalan dengan baik, terukur, dan mampu mengelola berbagai risiko,” ujar Ruddy.
Menurutnya, penerapan GRC terus disesuaikan dengan perkembangan bisnis dan tantangan perusahaan. Penguatan tata kelola diharapkan dapat membantu perusahaan mengambil keputusan secara lebih terukur sekaligus menjaga kepercayaan pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, manajemen risiko dan kepatuhan. Ke depan, kami akan memastikan GRC semakin terintegrasi dalam proses bisnis dan mendukung pencapaian kinerja perusahaan secara berkelanjutan,” katanya.
Ketua Penyelenggara TOP GRC Awards 2026, M. Lutfi Handayani, mengatakan penghargaan tersebut juga menjadi ruang evaluasi bagi perusahaan untuk melihat tingkat kematangan penerapan GRC.
Ia menekankan, perusahaan tidak seharusnya hanya berfokus pada jumlah penghargaan, tetapi menjadikannya sebagai bahan untuk melihat kesenjangan dan menentukan perbaikan tata kelola ke depan.