Prof Udin Ingin Kembalikan Suasana Pangkalpinang Zaman Dulu: Gotong Royong, Kopi dan Pisang Goreng

    Caption: Prof. Saparudin.

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang Saparudin atau Prof Udin ingin menghidupkan kembali suasana kampung yang dulu lekat dengan budaya gotong royong dan kebersamaan warga.

    Pesan itu disampaikannya saat menghadiri penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Semabung Lama bersama Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna.

    Menurut Saparudin, budaya gotong royong bukan hanya soal membersihkan lingkungan. Di dalamnya ada interaksi sosial yang membuat hubungan antarwarga semakin dekat.

    Karena itu, ia mengajak lurah dan para ketua RT untuk kembali menggerakkan kegiatan gotong royong secara rutin di lingkungan masing-masing.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Suasana Pangkalpinang dulu itu ingin kita kembalikan. Saat gotong royong, ada yang menggoreng ubi, ada kopi, ada pisang goreng. Jadi bukan hanya kerja, tetapi ada kebersamaan,” ujar Saparudin.

    Ia juga mengingatkan warga agar menjaga kebersihan lingkungan, terlebih memasuki musim hujan. Kebersihan lingkungan, menurutnya, harus menjadi tanggung jawab bersama agar kawasan tempat tinggal tetap nyaman.

    Selain kebersihan, Saparudin mendorong masyarakat mempertahankan keberadaan pepohonan di lingkungan permukiman.

    “Kalau banyak pohon, udara juga lebih sejuk dan adem,” katanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia berharap kegiatan gotong royong dapat kembali menjadi kebiasaan masyarakat Pangkalpinang. Bukan sekadar agenda ketika ada persoalan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan antarwarga.

    Bagi Prof Udin, menghidupkan kembali suasana Pangkalpinang zaman dulu tidak harus dilakukan dengan sesuatu yang besar. Dimulai dari lingkungan terkecil, warga dapat kembali berkumpul, membersihkan lingkungan, bercengkerama, hingga menikmati kopi dan makanan sederhana bersama.(*)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Agustus Jadi Bulan Terparah, 121 Kebakaran Terjadi di Pangkalpinang

    Agustus Jadi Bulan Terparah, 121 Kebakaran Terjadi di Pangkalpinang

    Tak Punya Hutan, Pangkalpinang Tetap Waspada Karhutla karena Lahan Kering Dekat Permukiman

    Tak Punya Hutan, Pangkalpinang Tetap Waspada Karhutla karena Lahan Kering Dekat Permukiman

    Hampir 600 Ton Beras Disalurkan di Pangkalpinang, 19.808 Warga Jadi Penerima

    Hampir 600 Ton Beras Disalurkan di Pangkalpinang, 19.808 Warga Jadi Penerima

    15 Tahun Unmuh Babel Berkhidmat, Rektor Bidik Status Internasional pada 2034

    15 Tahun Unmuh Babel Berkhidmat, Rektor Bidik Status Internasional pada 2034

    65 Pasang Adu Strategi di Kolong Nangka, Warga Hidupkan Lagi Semarak Kemerdekaan

    65 Pasang Adu Strategi di Kolong Nangka, Warga Hidupkan Lagi Semarak Kemerdekaan

    Wings Air Buka Rute Batam-Pangkalpinang Jelang Festival Pasir Padi, Akses Wisatawan Kian Mudah

    Wings Air Buka Rute Batam-Pangkalpinang Jelang Festival Pasir Padi, Akses Wisatawan Kian Mudah

      Ikuti kami di Facebook