
INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang Saparudin atau Prof Udin ingin menghidupkan kembali suasana kampung yang dulu lekat dengan budaya gotong royong dan kebersamaan warga.
Pesan itu disampaikannya saat menghadiri penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Semabung Lama bersama Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna.
Menurut Saparudin, budaya gotong royong bukan hanya soal membersihkan lingkungan. Di dalamnya ada interaksi sosial yang membuat hubungan antarwarga semakin dekat.
Karena itu, ia mengajak lurah dan para ketua RT untuk kembali menggerakkan kegiatan gotong royong secara rutin di lingkungan masing-masing.
“Suasana Pangkalpinang dulu itu ingin kita kembalikan. Saat gotong royong, ada yang menggoreng ubi, ada kopi, ada pisang goreng. Jadi bukan hanya kerja, tetapi ada kebersamaan,” ujar Saparudin.
Ia juga mengingatkan warga agar menjaga kebersihan lingkungan, terlebih memasuki musim hujan. Kebersihan lingkungan, menurutnya, harus menjadi tanggung jawab bersama agar kawasan tempat tinggal tetap nyaman.
Selain kebersihan, Saparudin mendorong masyarakat mempertahankan keberadaan pepohonan di lingkungan permukiman.
“Kalau banyak pohon, udara juga lebih sejuk dan adem,” katanya.
Ia berharap kegiatan gotong royong dapat kembali menjadi kebiasaan masyarakat Pangkalpinang. Bukan sekadar agenda ketika ada persoalan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan antarwarga.
Bagi Prof Udin, menghidupkan kembali suasana Pangkalpinang zaman dulu tidak harus dilakukan dengan sesuatu yang besar. Dimulai dari lingkungan terkecil, warga dapat kembali berkumpul, membersihkan lingkungan, bercengkerama, hingga menikmati kopi dan makanan sederhana bersama.(*)