
INTRIK.ID, PANGKALPINANG – Memasuki usia ke-15 tahun, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) tidak ingin berhenti pada capaian yang telah diraih. Kampus yang berdiri sejak 26 Agustus 2011 itu mulai membidik lompatan lebih jauh dengan target membawa institusi menuju level internasional pada 2036.
Semangat tersebut menjadi bagian dari peringatan Milad ke-15 Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, yang digelar di Auditorium Sofyan Tsauri Unmuh Babel, Rabu (26/8/2026).
Mengusung tema “15 Tahun Berkhidmat, Bersinergi, dan Berdampak: Maju Bersama Membangun Bangsa”, momentum milad tidak hanya menjadi perayaan perjalanan satu setengah dekade, tetapi juga menjadi titik evaluasi sekaligus pijakan untuk menentukan arah kampus ke depan.
Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Dr. Ir. Fadillah Sabri, S.T, M. Eng, IPM., mengatakan capaian yang telah diraih Unmuh Babel harus terus dikembangkan. Kampus, kata dia, dituntut mampu menjadi agen perubahan yang tangguh di tengah perkembangan zaman.
“Menjadi agen perubahan yang tangguh. Pencapaian ini harus terus bergerak. Apa yang dicapai ini harus terus bergerak untuk mencapai internasional pada 2034,” ujar Fadillah.
Target tersebut menjadi salah satu tantangan besar Unmuh Babel dalam memasuki fase berikutnya. Menurut Fadillah, capaian selama 15 tahun tidak boleh membuat perguruan tinggi berpuas diri.
Perkembangan kampus harus terus bergerak, baik dari sisi akademik maupun penguatan sumber daya manusia dan kontribusi terhadap masyarakat.
Optimisme tersebut turut ditopang oleh perkembangan jumlah mahasiswa.
Fadillah menyebut, pada tahun akademik 2026/2027, jumlah mahasiswa yang terdaftar di Unmuh Babel telah mencapai lebih dari 700 orang.
Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan kampus sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Bagi perguruan tinggi, bertambahnya jumlah mahasiswa harus berjalan beriringan dengan peningkatan mutu. Kampus dituntut bukan hanya menjadi tempat memperoleh gelar akademik, tetapi juga ruang untuk melahirkan sumber daya manusia yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat.
Karena itu, tema berkhidmat, bersinergi dan berdampak menjadi relevan dengan arah pengembangan Unmuh Babel.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Pangkalpinang, Agustu Afendi, turut memberikan apresiasi atas perjalanan 15 tahun Unmuh Babel. Ia menilai keberadaan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kota Pangkalpinang dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Agustu berharap Unmuh Babel ke depan semakin memperkuat kontribusinya melalui pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mendorong pembangunan daerah.
“Kami mengapresiasi perjalanan Unmuh Babel selama 15 tahun. Tentunya kami berharap ke depan Unmuh Babel semakin maju, terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan, khususnya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul,” ujar Agustu.
Ia juga mendorong agar kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan secara lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.