Pesantren dan Ulama Ujung Tombak Ekosistem Ekonomi Syariah

    INTRIK.ID, BABEL — Lembaga pendidikan islam sangat mempengaruhi ekosistem ekonomi syariah. Hal itu terungkap saat pemaparan oleh dua guru besar, Prof. Dr. Rusydi Sulaiman, M. Ag., dan Prof. Dr. Budi Sudrajat, M.A,.

    Dalam lokakarya yang bertajuk “Strategi Penguatan Lembaga Pendidikan Islam dalam Ekosiy Ekonomi Syariah” itu, Prof Rusydi memaparkan bahwa pesantren atau Lembaga pendidikan islam harus berpikir global.

    “Pesantren itu harus konservatif, berpikir global. Selain itu pesantren juga harus punya karakteristik masing-masing,” ungkap Direktur Madania Center Bangka Belitung itu, Selasa (17/6/2025).

    Ia juga mengatakan ada dua kelompok besar pesantren yang ada yakni pesantren salaf (tradisional) dan Khalaf (modern) serta perpaduan keduanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Sementara itu, Prof. Dr. Budi Sudrajat, M. A, mengatakan ekosistem ekonomi syariah merupakan sistem yang menyatukan unsur-unsur penduduk ekonomi syariah.

    Selain itu, untuk memperkuat sistem ini, ia mengatakan harus adanya kolaborasi antara ulama dengan pengusaha besar.

    “Kita lihat di zamannya nabi dulu, dari 10 sahabat nabi yang dijamin masuk surga itu 9 diantaranya merupakan saudagar. Jadi saudagar ini sangat penting dalam ekonomi syariah,” jelasnya.

    Guru besar bidang pemikiran ekonomi islam UIN Maulana Hasanudin Banten itu mengatakan setiap transaksi keuangan harus menggunakan layanan keuangan syariah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Untuk itu jasa keuangan harus berinovasi untuk bisa terdepan dalam pelayanan berbasis digital,” tegasnya.

    Sementara itu, Pimpinan BSI Pangkalpinang, Firmansyah mengatakan selaku jasa keuangan pihaknya hadir dalam membantu setiap transaksi keuangan berbasiskan syariah.

    “Meski syariah, semua fasilitas BSI juga sama seperti bank konvensional seperti ATM, mobil banking dan lainnya untuk memudahkan,” ungkapnya.

    Kegiatan yang dilaksanakan di Cordela Hotel Pangkalpinang itu juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara BSI Pangkalpinang dengan Madania Center Bangka Belitung dan Pondok Pesantren Nurul Falah.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Lebih dari 1.000 Pelari Ramaikan QRIS Fun Run 5K BI Babel

    Lebih dari 1.000 Pelari Ramaikan QRIS Fun Run 5K BI Babel

    BEI Luncurkan IDX Green Equity, Tiga Emiten Jadi Pionir Saham Berbasis Hijau

    BEI Luncurkan IDX Green Equity, Tiga Emiten Jadi Pionir Saham Berbasis Hijau

    BEI dan MNC Sekuritas Resmikan 23 Galeri Investasi Serentak, Pecahkan Rekor MURI

    BEI dan MNC Sekuritas Resmikan 23 Galeri Investasi Serentak, Pecahkan Rekor MURI

    Pembagian Upah Pungut Pajak Sudah Sesuai Aturan

    Pembagian Upah Pungut Pajak Sudah Sesuai Aturan

    BPPKAD Bangka Tempat Basah ada Upah Pungut Pajak, Hariyadi : Soal Aturan itu Dapur, tidak Untuk Dipublikasi

    BPPKAD Bangka Tempat Basah ada Upah Pungut Pajak, Hariyadi : Soal Aturan itu Dapur, tidak Untuk Dipublikasi

    Ternyata Besar Juga PAD Kabupaten Bangka dari PPJ, Setiap Beli Token Listrik Kena Pajak Sepuluh Persen

    Ternyata Besar Juga PAD Kabupaten Bangka dari PPJ, Setiap Beli Token Listrik Kena Pajak Sepuluh Persen

      Ikuti kami di Facebook