Pengunjung Meninggal di Air Terjun Bukit Maras, Mulkan: Potensi Wisata Kita Masih Berbahaya

    Foto: Bupati Bangka, Mulkan.(int)

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Meninggalnya salah satu pengunjung di Air Terjun Manjang Merah Desa Berbura, Riau Silip menjadi perhatian Bupati Bangka, Mulkan.

    Dihadapan para Forkopimda saat apel bersama dalam merayakan dua tahun kepemimpinannya, Mulkan meminta daerah pariwisata menjadi perhatian.

    Hal tersebut dikarenakan masih banyaknya potensi wisata di Kabupaten Bangka yang belum memiliki akses.

    “Kita memiliki potensi wisata tapi aksesnya belum, ini menjadi perhatian kita. Kasus ini harus menjadi perhatian kita, jangan sampai ada korban jiwa lagi,” ungkapnya, Senin (28/9/2020).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dua Rumah Roboh Dihantam Puting Beliung, Sudah Ketiga Kali Di Sungailiat

    Mulkan juga mengatakan hal tersebutlah yang membuat daerah kabupaten bangka lama untuk berkembang terutama dalam hal pariwisata.

    “Potensi yang kita miliki sangat berbahaya, ini alasan kenapa daerah kita lama berkembang,” terangnya.

    Sebelumnya, Air Terjun Manjang Merah Desa Berbura, Riau Silip menelan korban jiwa setelah salah satu pengunjungnya, Iman Safi’i terpeleset dan jatuh dari ketinggian tujuh meter, Minggu (27/9/2020).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Pria berusia 22 tahun asal Desa Pedindang, Bangka Tengah tersebut mengalami pendarahan di bagian kepala akibat benturan saat jatuh.

    “Korban masih sempat bernafas namun karena mengalami pendarahan berat sehingga nyawa korban tidak terselamatkan,” ungkap salah satu TRC Bangka, Dodi.

    “Dari keterangan teman-temannya, korban ini merupakan yatim piatu,” tambahnya.(int)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air