
Sementara itu, Kepala Cabang PT Pulomas, Yanto mengatakan pihaknya tidak merasa ditolak dan dihentikan oleh nelayan.
“Nelayan justru mendukung kita, ketika alur ini tidak dikeruk, maka akan terjadi penutupan muara. Kami dari Pulomas, jika ada pihak yang coba-coba menghalangi pengerukan alur muara pasti kami hadapi, intinya kami kerja untuk nelayan dan didukung nelayan,” ungkapnya.
Baca juga: 211 Kilogram Biji Timah KIP Cinta 1 Raib, Ini Pelakunya
Terkait pengusiran kapal milik PT Pulomas di laut, pihaknya juga merasa tidak diusir karena memang kapal itu sedang tidak bekerja.
“Kapal itu memang lagi tidak bekerja dan memang parkir disitu cuma tadi disuruh pindah saja parkirnya,” terang pria yang biasa disapa Acun tersebut.
Pihaknya juga terbuka bagi siapa saja yang ingin ikut membantu mengatasi pendangkalan alur muara Air Kantung tersebut.
“Kalau mereka nilai tidak ada kontribusinya dan punya solusi, coba kerjakan dan tunjukan. Kalau ada pihak lain yang ingin bantu buka muara ini, jangan banyak omong, ayo kita siap,” tegasnya.(int)