Menolak Vaksin Karena Sakit, Gaji Nakes di Bangka Tak Dibayar

    Foto: ilustrasi

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bangka dipaksa untuk mengikuti suntik vaksin covid 19 meskipun sedang sakit.

    Menurut salah satu petugas medis di Kabupaten Bangka, GA mengatakan pegawai negeri sipil (PNS) maupun honorer yang sedang hamil/menyusui maupun hipertensi juga wajub di vaksin.

    Bahkan berkas pengajuan gaji untuk pegawainya tidak akan ditandatangani oleh kepala dinas kesehatan jika ada salah satu pegawai yang menolak di vaksin.

    “Kami dipaksa (suntik-red) vaksin, hipertensi dan yang hamil juga harus disuntik vaksin. Kalau ada yang tidak mau, berkas pengajuannya (gaji-red) tidak ditandatanganinya (kandinkes bangka-red),” ungkapnya, Kamis (18/2/2021).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan pernah ada kasus pihak dinkes menunda pembayaran gaji karena dokter tidak mau memberikan vaksin covid 19 kepada salah seorang tenaga medis lainnya karena masih mengalami flu.

    “Aturan ini sama sekali tidak bijak, itukan hak kami sebagai pegawai dan sudah bekerja. Ditambah lagi, penolakan vaksin ini karena ada alasan lainnya,” tegas GA.

    Ia menegaskan sejak tahun 2021 hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan gaji sama sekali.

    “Sampai hari ini kami belum terima gaji sama sekali. Kemarin alasannya DPPA belum selesai, sekarang alasannya karena ada yang tidak mau di vaksin” tambahnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Bukan hanya itu saja, ia juga mengatakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga media juga saat ini sudah mulai dikurangi.

    “APD untuk sekali pakai saat ini juga dikurangi seperti gaun apron hingga shower cap,” pungkasnya.(int)

    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati