Masyarakat Bisa Melihat Puluhan Mobil Klasik Miliaran Rupiah di Tongaci Beach

    Foto: Salah satu koleksi mobil klasik yang dipamerkan di Tongaci Beach Sungailiat.(int)

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Sedikitnya ada sekitar 60 unit mobil klasik dipamerkan oleh De’locomotief Tongaci Beach Sungailiat yang dikemas dalam pameran Mobil Klasik Tongaci’s Garage, Senin (31/5/2021).

    Selain mobil-mobil tua, terdapat juga 10 unit motor lama dengan berbagai merek dan tahun pembuatannya. Meskipun sudah berusia puluhan tahun, kendaraan-kendaraan tersebut masih bisa berfunsi.

    Bahkan beberapa diantaranya terdapat mobil dengan harga yang fantastis dan mencapai miliaran rupiah karena sudah langka.

    Manager HRD De’locomotief Tongaci Beach, Edo Firdaus mengatakan hadirnya mobil klasik di Tongaci Beach akan memberikan nilai dan sentuhan emosional bagi pecinta dan penggemarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Meskipun hanya sebatas memandang tapi akan memberikan sentuhan dan rasa tertentu bagi penikmat mobil-mobil klasik ini,” ungkapnya saat peresmian pameran tersebut.

    Hadirnya mobil-mobil mewah pada masanya tersebut bukan hanya bisa memberikan nuansa baru di kawasan wisata itu tapi juga memberikan citra nostalgia.

    “Klasik ini bukan hanya pada usianya ataupun nama saja tapi juga dari tingkat kelangkaan dan yang pasti dari bentuknya,” tambah Edo.

    Dengan adanya wagana baru ini, ia berharap dapat memacu tingkat wisatawan untuk berkunjung ke Bangka yang saat ini merosot akibat adanya pandemi covid 19.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Ditengah pandemi Covid-19 ini kami terus berupaya membelah diri dengan membuka wahana baru yakni wahana mobil klasik dan desa seni Ankira. Dengan harapan kepariwisataan di Bangka Belitung pada umumnya dapat kembali pulih meski ditengah pandemi,” harapnya.

    Selain itu, adanya wahana ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pecinta otomotif dan seniman untuk berkumpul dan berbagai informasi.

    Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Syahbudin menyampaikan bahwa kehadiran wahana baru tersebut dapat menambah pilihan destinasi bagi masyarakat untuk menikmati masa liburan.

    “Pemerintah daerah sangat mengapresiasi atas dibukanya wahana baru ini sehingga pariwisata di Kabupaten Bangka akan kembali bangkit dan semakin diminati,” ungkapnya.

    Ia yakin karya yang ditampilkan tersebut merupakan hasil dari sebuah proses dedikasi tinggi dari seorang seniman sehingga pesan yang diisyaratkan terungkap pada sebuah karya.

    “Ini adalah wahana baru yang jarang ditemui di kawasan wisata yang ada. Bahkan bukan hanya mobil klasik saja yang disajikan sebagai wisata edukasi, karya seni yang kita lihat juga merupakan bentuk visualisasi konsep yang memberikan nilai estetika setiap karya-karyanya,” ungkapnya.(red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak